Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > [Kilas balik 2015] Wisnu Rebut Dua Gelar
05 Januari 2016
[Kilas balik 2015] Wisnu Rebut Dua Gelar
 
 

Dulu namanya sempat di sebut-sebut sebagai calon penerus kejayaan bulutangkis Indonesia.  Apalagi diawal ia bertanding di manca negara, nama-nama pemain India seperti HS Pranoy, Sai Praneth mampu ia kalahkan. Pemain terbaik Hongkong, Hu Yun juga bisa ia kalahkan. Permainannya yang rapi dan ulet membuat lawan-lawannya selalu kerepotan menghadapinya.

Berbekal itu pulalah ia pernah menjadi juara pada kejuaraan Malaysia International Challenge 2012. Menjadi semifinalis di dua kejuaraan yakni Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2012 dan Thailand Open Grand Prix Gold 2012.

Selepas terkena degradasi dari Pelatnas ia pun malang melintang bertanding pada turnamen dalam dan luar negeri membawa nama PB Djarum di punggungnya.

Bertanding di Kanada, negeri yang memiliki empat musim belum memberikan keberuntungan baginya. Dikejuaraan Canada Open Grand Prix 2015, ia hanya bisa lolos hingga babak perempat final sebelum ditaklukan pemain India yang tengah naik daun, Ajay Jayaram. Meski kalah Wisnu bisa mengajak unggulan ke sembilan ini bermain rubber game.

Tommy Sugiarto menjadi pemain yang menghentikan Wisnu di dua kejuaraan. Di Vietnam Open Grand Prix Wisnu menyerah di babak ketiga sementara pada kejuaraan Indonesia Masters 2015 kembali Wisnu kalah. Masa itu ia menyerah di babak semifinal.

Dari kejuaraan dalam negeri dua gelar bisa ia raih. Perjalanan di dua kejuaraan tersebut harus ia tempuh dengan mengalahkan sejumlah pemain nasional. Pada kejuaraan USM International series 2015 misalnya, ia merebut gelar juara dengan menaklukan Tommy Azizan Mahbub dan Reksu Aureza Megananda.

Pada Sirnas Jawa Timur 2015 malah sejumlah mantan pemain nasional ia bungkam. Mulai dari Andrew Susanto, Nugroho Andi Saputro, Rifan Fauzin Ivanudin, Sonny Dwi Kuncoro sampai Shesar Hiren Rhustaviro di babak final ia taklukan.