
Tunggal putra PB Djarum, Radithya Bayu Wardhana berhasil mengoleksi empat medali juara dari nomor perorangan dan beregu yang diikutinya ditahun 2025.
Dari nomor perorangan, Radit menjadi juara di Sirkuit Nasional A Jawa Barat dan Sirkuit Nasional Premier 2025. Sementara kemenangan di nomor beregu, berhasil diamankan Radit bersama rekannya di turnamen Polytron Superliga Junior 2025 dan 14th ASEAN School Games 2025.
Di level nasional, Radit juga mengoleksi beberapa medali runner up maupun semifinalis. Posisi runner up diraih Radit pada Sirkuit Nasional A D.I. Yogyakarta, Sirkuit Nasional A DKI Jakarta. Sedangkan semifinalis didapat Radit pada Sirkuit Nasional A Jawa Tengah dan Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2025. Podium semifinalis juga sebelumnya diraih Radit pada awal tahun di Seleksi Nasional PBSI 2025.
Tahun ini, Radit juga menjadi runner up Malaysia Junior International Challenge 2025. Di babak final, Minggu (6/7), Radit kalah dari unggulan pertama asal Hong Kong, Lam Ka to dengan skor 8-21, 9-21.
Radithya mengakui, lawannya tersebut cukup tangguh untuk dikalahkan. Sejak awal game pertama dimainkan, Lam langsung menguasai permainan dan tak memberikan peluang bagi Radithya untuk berkembang.
Meski tak bisa menduduki podium teratas, Radithya tetap bersyukur dengan pencapaiannya di Malaysia kali ini. Apalagi sebelumnya, ia hanya menargetkan tembus ke babak semifinal.
“Alhamdulillah tetap bersyukur bisa sampai ke final. Secara keseluruhan hasilnya sudah bagus. Walaupun di game hari ini saya sedikit kecewa karena permainannya nggak keluar,” ungkap Radit.
Sebagai penutup tahun, Radit meraih medali perunggu pada Kejuaraan Nasional PBSI 2025 di sektor tunggal taruna putra. (NFA)
