Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > PB Djarum Dominasi Ganda Dewasa Putra
28 Mei 2011
PB Djarum Dominasi Ganda Dewasa Putra
 
 

Bandung - Enam dari delapan tempat di perempat final ganda dewasa putra di Djarum Sirkuit Nasional (Djarum SIrnas) Bandung berhasil dikuasai ganda PB Djarum. Bahkan PB Djarum sempat memiliki peluang untuk menciptakan all Djarum semifinal di kedua pertandingan, sayang Fernando Kurniawan/Wifqi Windarto gagal mengatasi Ardiasnyah Putra/Erwin dari PB Ganesha Islamic Village/CWIBC.

Albert Saputra/Rizky Yanu Kresnayandi menjadi ganda pertama yang menobatkan diri menjadi semifinalis. Mereka berhasil unggul dari pasangan asal PB Mutiara, Ivandi Danang/Hardianto. Dalam tempo 22 menit, mereka menang dengan 21-13 dan 21-16.

Tiga pertarungan lainnya harus diselesaikan dengan rubber game. Perang saudara antara Didit Juang Indiarto/Praveen Jordan melawan Dandi Prabudita/Jones Ralfy Jansen, akhirnya dimenangkan oleh Didit/Praveen dalam pertarungan tiga set.

“Tadi di game kedua shuttlecocknya agak tidak nyaman jadi permainan kami berdua tidak bisa berkembang,” papar Praveen

Sementara itu, Rendra Wijaya/Rian Sukmawan masih terlalu tangguh untuk Rangga Yave Rianto/Seiko Wahyu Kusdianto. Namun Juara Djarum Sirnas Bengkulu dan Jakarta tersebut dipaksa bermain rubber game. Mereka baru bisa memastikan tempat ke semifinal setelah memainkan pertandingan sepanjang 34 menit dan menang dengan 9-21, 21-15 dan 21-14.

Pasangan terakhir yang memastikan diri ke babak semifinal adalah Ardiansyah/Erwin, mereka pun menjadi satu-satunya wakil non PB Djarum di semifinal. Mereka menundukkan Fernando/Wifqi yang tampil prima saat mengandaskan Nova Widhianto/Taufik Hidayat.

Sayang Fernando/Wifqi tidak bisa mempertahankan keunggulan mereka. Mereka unggul 21-12 di game pertama, dan kehilangan game kedua dengan 18-21. Game ketiga sebenarnya Fernando/Wifqi tampil menonjol, mereka terus memimpin hingga kedudukan berada di angka 17-14. Namun mereka seakan terpaku diangka 17 dan kalah 17-21.

Sementara di nomor ganda putri, Deariska Putri Medita/Nurbeta Kwanrico mampu mengajak bermain rubber game sang juara Djarum Sirnas Jakarta Nadya Melati/Vita Marissa yang juga merupakan penghuni rangking 30 dunia. Mereka memang kalah telak 7-21 di game pertama dari Nadya Melati/Vita Marissa, namun mereka mampu memaksakan untuk bermain rubber game setelah menang 21-11. Game ketiga pun nyaris mereka menangkan setelah terus memimpin 17-14, sayang mereka harus kalah 19-21.