
Tak banyak atlet yang mendapat kesempatan bisa bertanding ke berbagai penjuru Indonesia. Namun tidak bagi atlet-atlet PB Djarum. Mereka silih berganti mendapat kesempatan berharga tersebut secara gratis. Salah satunya yang dirasakan pebulutangkis tunggal putri U13 PB Djarum, Tiyas Anggraeni.
Pemain kelahiran Semarang, 3 Februari 2011 itu mulai bergabung di PB Djarum pada 2022 lalu. Belum satu tahun, namun Tiyas sudah mendapat kesempatan mengikuti pertandingan di luar pulau Jawa, yaitu di BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) B Kepulauan Riau (Kepri) 2023 yang saat ini tengah berlangsung di GOR Banda Baru, Batam.
Bagi Tiyas, ini merupakan pengalaman pertamanya bertanding di luar pulau Jawa. Bahkan pengalaman pertamanya juga menaiki pesawat terbang.
“Senang bisa dapat kesempatan main di luar Pulau Jawa. Karena nggak pernah juga pergi ke luar Pulau Jawa, dan ini pengalaman pertama kali juga saya naik pesawat terbang,” ungkap Tiyas sambil tersenyum malu.
“Sempat nggak nyangka sih bisa dapat pengalaman berharga ini,” sahut Tiyas.
Pada saat dijumpai tim Pbdjarum.org, Selasa (21/2) siang tadi, Tiyas pun sedikit menceritakan perjalanannya hingga bisa menjadi atlet PB Djarum.
“Awalnya pas Asian Games 2018 saya nonton di televisi. Waktu itu saya lihat Tai Tzu Ying (Taiwan) main, dan saya ingin punya kemampuan bermain sepeti dia. Setelah itu saya minta Ayah untuk nyobain latihan bulutangkis, dan Ayah sama Ibu mendukung hingga akhirnya sampai sekarang bisa masuk ke PB Djarum,” papar Tiyas.
Sementara itu di Sirnas kali ini, Tiyas berhasil melewati babak pertama. Menghadapi Nindya Pradipta Wahyudi (Gajah Emas), Tiyas menang dengan 21-12, 2-7. Di babak kedua besok, Rabu (22/2) Tiyas akan berhadapan dengan Calista Fakasyiffa Putri (Jaya Raya).
Di turnamen perdana tahun ini yang ia ikuti, Tiyas berharap bisa menjadi juara.
“Pengennya juara di sini biar bisa banggain orang tua. Semoga tercapai,” tutup Tiyas. (AH)
