
Pebulutangkis muda asal Magelang, I Made Vemas Saefulihza Afrizal bertarung di arena Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 yang digelar di GOR RM Said, Karanganyar. Di hari kedua (23/7), atlet yang akrab disapa Made ataupun Vemas berhasil menang telak atas lawannya, Muhammad Daffa Kusuma Wardana dengan 21-1 dan 21-6.
“Besok masih bermain dua kali lagi, harus lebih siap dari hari ini,” ungkapnya.
Ini adalah kali kedua bagi Vemas untuk bertarung di arena Audisi Umum. Tahun lalu, ia turun di Purwokerto. Sayang, ia harus terhenti di babak ketiga kala itu. “Waktu itu saya baru berlatih sekitar satu tahun, jadi tidak apa-apa, tapi setelah itu saya berlatih lagi,” tambah siswa kelas 1 SMP Negeri 11 Magelang.
Ia pun mengaku keikutsertaannya di Audisi Umum tak lain karena ingin bisa mengikuti jejak langkat atlet-atlet dunia asal PB Djarum. “Ingin bisa menjadi pemain dunia, seperti Owi (Tontowi Ahmad – red),” jawab atlet yang lahir di Magelang, 15 Maret 2005 ini.
Anak kedua pasangan I Ketut Kukuh AW dan Umurotun ini berlatih di PB Surya Tidar, Magelang dalam tiga tahun terakhir. Sang ayahlah yang mengenalkannya kepada bulutangkis hingga akhirnya ia kini bermimpi untuk menjadi pemain andalan Indonesia di masa yang akan datang.
Baca juga: [Audisi Umum 2017] Solo Menang Kuantitas, Unggul Kualitas
“Dulu memang dia sering ikut papanya bulutangkis di kantor, dari sana dia ingin bermain bulutangkis. Kami sebagai orang tua hanya bisa mendukung,” ujar Umurotun yang mengantar sang buah hati.
Vemas datang ke Karanganyar hanya bersama ibu dan adiknya. Ia pun bertekad untuk berusaha terus agar bisa bergabung bersama PB Djarum. “Kalau tidak lolos di sini, inginnya bisa ikut yang di Purwokerto,” pungkasnya singkat.
Vemas masih harus bersaing untuk memperebutkan satu dari empat Super Tiket yang diperebutkan di kelompok putra U13. Ia harus mengantongi dua kemenangan di dua laga tersisa yang akan digelar besok (24/7) untuk bisa mengamankan Super Tiket. (RI)
Baca juga: [Djarum Sirnas Premier Jawa Barat Open 2017] Tiga Gelar Milik PB Djarum
