Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Hydroplus Sirnas B Bengkulu 2026] Tembus 16 Besar, Ketut/Bella Siap All Out
19 Agustus 2026
[Hydroplus Sirnas B Bengkulu 2026] Tembus 16 Besar, Ketut/Bella Siap All Out
 
 

Pasangan ganda pemula putri dari klub PB Djarum, Ketut Aira Cerlania/Syadza Bella Zerlinda Jagadita, sukses mengamankan tiket 16 besar ajang Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026. Bermain di GOR Sportatorium Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada Rabu (19/8), Ketut/Bella tampil sangat mendominasi.

Keduanya berhasil menumbangkan pasangan Amisha Salsabila Mecca Lubis/Syahira Malaeka (Indocafe Medan/Jenna Gozali Badminton Club) lewat kemenangan telak dua game dengan skor 21-7, 21-3.

Menanggapi kemenangan mudah di babak 32 besar tersebut, pasangan yang sejatinya berlatar belakang sebagai pemain tunggal ini mengaku diuntungkan oleh banyaknya kesalahan yang dilakukan lawan. Selain itu, mereka juga tampil rapi dan konsisten sejak awal laga berkat pemanasan yang maksimal.

"Enggak kewalahan sih, soalnya tadi lawannya juga kurang bagus. Terus di kitanya kayak masih bisa dapet poin terus dan lawannya jadi mati sendiri. Ketambahan tadi kita pas main kayak jarang mati sendiri, abis itu nahan gitu," ungkap Bella pertandingan.

Meski sukses melenggang mulus, tantangan sesungguhnya menanti Ketut/Bella di babak 16 besar. Mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan lawan tangguh yang merupakan unggulan kedua asal klub Jaya Raya Jakarta, Grenville Evy Nanda/Nufaisah Aliyah Rohmah.

Sadar akan status mereka sebagai pemain tunggal yang turun di sektor ganda, Ketut dan Bella tak menampik adanya kendala adaptasi saat harus berhadapan dengan pemain spesialis ganda murni, terutama soal rotasi lapangan dan menahan gempuran pukulan keras.

"Rotasi masih perlu banyak penyesuaian. Sama paling kalau di-smash gitu kan kayak nggak kuat. Kalau yang ganda tuh power-nya lebih ada," jelas Ketut.

Oleh karena itu, Ketut/Bella sudah menyiapkan taktik khusus untuk meredam agresivitas wakil Jaya Raya di babak delapan besar nanti. Menyadari lawan mereka lebih solid sebagai ganda putri murni, Ketut dan Bella enggan meladeni permainan cepat dan akan mengandalkan strategi melambatkan tempo.

"Lawan ganda itu nggak mau dicepet-cepetin, pasti kalah. Jadi temponya mau dilambatin, terus kayak agak di-lob chop gitu," urai Bella membeberkan strateginya.

Meski harus menghadapi pasangan unggulan, Ketut/Bella memilih tampil tanpa tekanan. Menatap laga perempat final, mereka hanya ingin memberikan performa terbaik dan bermain lepas tanpa terlalu memusingkan hasil akhir.

"Kita sih kayak mau ngeramein aja sih, Kak. Kalau menang kalah ya di akhir, yang penting mainnya tuh bagus dulu aja," pungkas Ketut dengan optimis. (NFA)