
Ruzana kembali berjaya. Kali ini ia memboyong gelar juara dari kejuaraan bulutangkis Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Barat 2026 pada kategori tunggal dewasa putri yang berlangsung di Bandung. Bertanding pada babak final hari ini (3/10), Ruzana menang dari Erghya Aulia Putri dalam pertandingan rubber game 15-13, 13-15, 16-14.
Terasa sulit bagi Ruzana untuk merebut gelar juara. Laju Shutlecock ditenggarai menjadi salah satu penyebab Ruzana harus kehilangan gim kedua.
“Alhamdulillah menang tanpa cedera. Di gim pertama main cukup enak, saya mendapat poin dari memegang depan, trus dapat serangan dibelakang,” ujar Ruzana kepada PB Djarum.
“Bolanya kaya muter-muter, danb olanya kencang membuat kadang beberapa poin harusnya saya matiin malah out atau nyangkut. Jadi malah mati sendiri,” ungkap Ruzana membeberkan penyebab kekalahan di gim kedua.
“Tadi pelatih minta saya untuk pegang pada fokusnya sama berani aja, megang setiap bolanya harus tau mau ngapain sama harus yakin aja,” lanjutnya.
“Di gim ketiga, mepet terus angkanya. Kurang lebih mainnya dengan bola cepat. Akhirnya Alhamdulillah masih rejeki,” sambungnya.
Setelah ini Ruzana membuat target untuk bisa menjadi juara di ajang internasional
“Targetnya karena saya sudah Alhamdulillah sudah juara di nasional mau juara di internasional,” ungkapnya.
“Terimakasih buat keluarga yang sudah mensuport saya dalam kondisi apapun dan juga terutama buat PB Djarum yang selalu mendukung apapun yang saya butuhkan dan apapun itu, terutama koh Yopi, Koh Victor, pengurus, pelatih dan lainnya,” pungkas Ruzana.
