Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Hydroplus Sirnas B Bengkulu 2026] Tumbangkan Unggulan Pertama, Pasangan Baru Yudis/Khanza Tembus Final
21 Agustus 2026
[Hydroplus Sirnas B Bengkulu 2026] Tumbangkan Unggulan Pertama, Pasangan Baru Yudis/Khanza Tembus Final
 
 

Kejutan mewarnai babak semifinal ajang Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026. Pasangan ganda pemula campuran asal PB Djarum, Satria Pinandita Yudistira/Khanza Zulfanihayah, sukses melaju ke partai puncak usai menyingkirkan unggulan pertama turnamen, Jumat (21/8), di GOR Sportatorium Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Berlaga di babak empat besar, Yudis/Khanza tampil impresif menumbangkan wakil Luluk Hadiyanto Badminton Club, Milan Prodeus Gultom/Dinny Octalira Zendrato, lewat kemenangan straight game 21-12, 21-19.

Pertandingan berjalan dominan bagi pasangan PB Djarum di game pertama. Namun, tensi memanas di game kedua ketika kejar-kejaran angka terjadi hingga skor berakhir tipis 21-19.

Usai pertandingan, mereka mengakui bahwa laga berjalan cukup menegangkan, terutama di game penentu akibat banyaknya kesalahan sendiri. "Pertandingannya bagus. Dari game awal permainan dapet, tapi yang game kedua banyak error-nya. Jadi rada mepet poinnya," ungkap Yudis.

Keberhasilan menembus babak final ini menjadi catatan manis tersendiri bagi Yudis/Khanza, mengingat mereka adalah pasangan yang baru saja diduetkan. Meski demikian, ada sedikit rasa tegang yang sempat menghampiri.

"Mungkin karena ini kedua kalinya masuk final buat saya, jadi masih rada gugup juga sih. Tapi, harusnya di final bisa lebih pede lagi daripada yang tadi," tambah Khanza.

Di babak final Hydroplus Sirnas B Bengkulu 2026, Yudis/Khanza sudah ditunggu oleh wakil dari Mutiara Cardinal Bandung, Ahmad Hudzaifah/Alika Naila Putri.

Menghadapi partai pamungkas, pasangan PB Djarum ini memilih untuk fokus pada perbaikan kualitas permainan mereka sendiri. Mengurangi kesalahan yang menguntungkan lawan menjadi evaluasi utama mereka.

"Persiapannya paling benerin lebih baik lagi dari yang tadi main di semifinal. Kurang-kurangin unforced error-nya saja. Kalau untuk lawan, paling antisipasi pas mereka nyerang," pungkas Yudis.

Laga final antara Satria Pinandita Yudistira/Khanza Zulfanihayah kontra Ahmad Hudzaifah/Alika Naila Putri diprediksi akan berjalan sengit untuk memperebutkan gelar juara ganda pemula campuran di seri Bengkulu kali ini. (NFA)