Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Hydroplus Sirnas B Bengkulu 2026] Debut Manis Bawa Satria/Khanza ke 16 Besar, Cuaca Panas Jadi Tantangan Utama
18 Agustus 2026
[Hydroplus Sirnas B Bengkulu 2026] Debut Manis Bawa Satria/Khanza ke 16 Besar, Cuaca Panas Jadi Tantangan Utama
 
 

Pasangan ganda pemula campuran anyar besutan PB Djarum, Satria Pinandita Yudistira/Khanza Zulfanihayah, sukses mencatatkan debut manis di ajang Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026. Berlaga di GOR Sportatorium Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, pada Selasa (18/8), Yudistira/Khanza melangkah mulus ke babak 16 besar usai menumbangkan wakil Indocafe Medan, Edison Claudio Ndruru/Zefanya Abigail Simarmata.

Ganda muda asal klub yang bermarkas di Kudus ini memenangi pertandingan lewat straight game dengan skor telak 21-6 dan 21-9.

Meski berhasil meraih kemenangan mudah di laga perdana, Yudistira/Khanza mengaku masih meraba-raba kekompakan. Mengingat Hydroplus Sirnas B Bengkulu ini adalah turnamen pertama mereka sebagai pasangan ganda campuran, chemistry di atas lapangan dirasa belum sepenuhnya menyatu.

"Kalau buat chemistry sih masih kurang ya, belum sepenuhnya enak. Jadi mungkin besok harus lebih bagus lagi chemistry-nya," ungkap Khanza usai pertandingan.

Untuk menyiasati kecanggungan dan menjaga ritme permainan agar tetap solid, Khanza menyebut bahwa komunikasi menjadi kunci utama mereka di pertandingan pembuka ini. "Komunikasinya sih, kami komunikasi terus di lapangan," tambahnya.

Terkait jalannya pertandingan, Yudistira mengakui bahwa lawan belum memberikan perlawanan yang menyulitkan. Kendati demikian, keduanya sepakat bahwa musuh terbesar mereka hari ini adalah kondisi udara di dalam arena pertandingan.

"Kesulitan dari lawan enggak ada sih, biasa-biasa saja," ujar Yudistira. "Hanya cuacanya sih, panas banget. Lapangannya sebenarnya enak, cuma terasa panasnya itu," timpal Khanza menjelaskan kendala yang mereka rasakan.

Di babak 16 besar esok hari, mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan pasangan Ahsan Muhammad Nibras/Nabilah Tsabita Alifia Rizky asal klub Kafifa. Menyadari tantangan yang akan semakin berat, Yudistira mengaku akan lebih fokus pada pemulihan fisik dan pemahaman lapangan.

"Besok lawannya sudah susah. Persiapannya adaptasi lapangan paling, sama jaga kondisi sajalah, soalnya cuacanya panas kayak gini juga," jelas Yudistira memaparkan strateginya.

Kendati berstatus sebagai pasangan debutan, Yudistira dan Khanza tak gentar mematok target tinggi di Bumi Rafflesia ini. Ketika ditanya mengenai target, Khanza dengan penuh percaya diri menjawab singkat namun mantap. "Targetnya juara ya," pungkasnya. (NFA)