
Pasangan ganda pemula campuran andalan PB Djarum, Satria Pinandita Yudistira/Khanza Zulfanihayah, sukses merengkuh gelar juara dalam ajang Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026.
Berlaga di GOR Sportatorium Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada Sabtu (22/8), Yudis/Khanza berhasil menumbangkan pasangan unggulan kedua asal Mutiara Bandung, Ahmad Hudzaifah/Alika Naila Putri, lewat pertarungan dua game langsung dengan skor ketat 21-19, 21-17.
Gelar juara ini terasa sangat istimewa bagi keduanya, mengingat mereka baru saja dipasangkan namun langsung mampu menunjukkan chemistry yang solid di lapangan.
"Aku senang banget ya, karena ini baru pertama kali juara di Sirnas B. Apalagi ini dengan partner yang berbeda," ujar Khanza usai pertandingan.
Senada dengan hal tersebut, Yudis juga bersyukur gelar ini bisa diraih berkat proses penyatuan chemistry yang kilat. "Rasanya senang sih, adaptasinya sebagai pasangan baru juga terbilang cepat," tambah Yudis.
Meski berhasil menang dalam dua game langsung, laga melawan unggulan kedua tersebut tidak berjalan tanpa hambatan. Khanza mengakui bahwa mereka sempat kehilangan fokus pada awal pertandingan.
"Mungkin kami di awal kalah di fokusnya aja sih. Cuma pas game kedua kami mulai yakin. Kata pelatih 'masuk dulu aja', jadi dari situ kami bisa lebih yakin lagi," jelas Khanza.
Di sisi lain, Yudis mengungkapkan bahwa dirinya sempat dilanda rasa gugup saat berada di lapangan yang mempengaruhi gaya permainannya. "Tegang sih, terus dari pukulan servis rasanya kurang enak juga, sama paling adaptasi lapangannya yang kurang cepat," aku Yudis.
Terkait masa depan duet ini, Yudis dan Khanza belum mengetahui secara pasti apakah mereka akan terus dipasangkan pada turnamen-turnamen berikutnya atau akan ada perombakan dari tim pelatih. Namun, keduanya memiliki target yang sama: ingin terus tampil lebih baik dan langganan naik podium.
Bagi Yudis secara khusus, kemenangan di ganda campuran ini merupakan pelipur lara sekaligus ajang pembuktian setelah dirinya menelan kekalahan di sektor ganda putra. "Harapannya bisa lebih baik lagi lah. Soalnya kemarin malam ganda putranya kalah," tegasnya.
Sementara itu, perjuangan Khanza di Sirnas B Bengkulu belumlah usai. Ia masih harus turun bertanding di sektor ganda putri. Sadar akan risiko kelelahan karena bermain rangkap, Khanza telah menyiapkan strategi pemulihan fisik yang disiplin.
"Pemulihannya mungkin dengan makan yang banyak, minum vitamin, istirahat yang cukup. Terus daya tahan tubuhnya dijaga banget soalnya kan main rangkap, pasti capek banget," tutup Khanza optimis. (NFA)
