
Ganda pemula putri unggulan pertama asal PB Djarum, Khanza Zulfanihayah/Queeny Opsi Palamarta, sukses mengamankan tiket ke babak final ajang Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026. Kepastian ini diraih usai mereka menumbangkan wakil Jaya Raya Jakarta, Naomi Clarita Holy Go/Valerie Kirsten Mintje, pada laga semifinal yang digelar di GOR Sportatorium Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Jumat (21/8).
Kemenangan ini harus diraih Khanza/Queeny lewat pertarungan sengit tiga gim atau rubber game dengan skor akhir 21-17, 14-21, 21-19.
Bagi pasangan PB Djarum ini, keberhasilan menembus partai puncak terasa sangat emosional. Pasalnya, pada beberapa turnamen sebelumnya, langkah mereka kerap terhenti di babak empat besar.
"Perasaannya sih seneng, bahagia, sedih juga ada, terharu lah pastinya," ungkap Khanza usai pertandingan.
Rasa lega yang sama juga diutarakan oleh sang rekan, Queeny. "Seneng juga akhirnya bisa masuk ke final. Soalnya udah berapa kali pertandingan sampe di semifinal terus," tambahnya.
Terkait jalannya pertandingan yang berlangsung ketat, Khanza dan Queeny sepakat bahwa kendala terbesar justru berasal dari kelengahan mereka sendiri, bukan semata-mata tekanan dari lawan.
"Cukup sulit sih, mungkin karena kami kalah di fokusnya sama di daya tahannya aja," sebut Khanza. Pernyataan ini didukung oleh Queeny yang merasa permainan lawan sebenarnya bisa diatasi. "Sebenarnya biasa aja sih, cuma kalah di fokus aja. Kurang fokusnya," ujar Queeny.
Di babak final, duel ideal akan tersaji. Khanza/Queeny yang berstatus sebagai unggulan pertama akan ditantang oleh unggulan kedua, Grenville Evy Nanda/Nufaisah Aliyah Rohmah, guna memperebutkan tahta juara. Menghadapi laga pamungkas tersebut, mereka bertekad untuk tampil lebih maksimal sejak poin pertama.
"Start dari awalnya itu langsung all in aja, jangan setengah-setengah," tegas Queeny mengutarakan strateginya.
Khanza pun menambahkan, "Mungkin dari aku fokusnya ya, daya tahannya juga, terus main ngototnya gitu."
Laga final esok hari dipastikan akan menjadi ujian fisik tersendiri, khususnya bagi Khanza yang bermain rangkap dan sukses lolos ke dua nomor final sekaligus. Karena itu, proses pemulihan fisik menjadi sangat krusial.
Keduanya fokus untuk memaksimalkan istirahat, menjaga asupan makanan, dan meminum vitamin. Khusus bagi Khanza, peregangan ekstra menjadi kunci agar tetap prima di dua laga pamungkas.
"Strateginya sih pokoknya intinya fokus aja. Terus kan aku main dua kali, daya tahannya juga dijaga, makannya yang bener, minum vitamin, sama stretching yang banyak," pungkas Khanza.
Sayangnya kemenangan Khanza/Quenny tak bisa diikuti dua wakil PB Djarum lainnya. Ganda anak-anak putri Aisyah Ayudia Safa Inara/Shallom Angelica Sari dan ganda pemula putra, Satria Pinandita Yudistira/Vincent Lee Handerson harus puas di posisi semifinalis.
Hasil lengkap pertandingannya bisa dilihat di sini. (NFA)
