Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Hyroplus Sirnas B Bengkulu 2026] Shallom Angelica Harus Puas Jadi Runner-up
22 Agustus 2026
[Hyroplus Sirnas B Bengkulu 2026] Shallom Angelica Harus Puas Jadi Runner-up
 
 

Langkah pebulu tangkis tunggal anak-anak putri binaan PB Djarum, Shallom Angelica Sari, harus terhenti di partai puncak ajang Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026. Bermain di GOR Sportatorium Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada Sabtu (22/8), Shallom harus puas finis di posisi runner-up.

Di babak final tersebut, Shallom harus mengakui keunggulan lawannya, Maura Wahyu Keisha (Jaya Raya Jakarta), lewat pertarungan dua game langsung dengan skor 12-21, 16-21.

Menanggapi kekalahannya, Shallom dengan jujur mengakui bahwa permainannya hari ini kurang berkembang akibat banyaknya unforced error. Kesulitan menembus pertahanan lawan membuatnya frustrasi di lapangan.

"Rasanya sih nggak bisa matiin bola juga kan tadi. Terus ya sudah, mati-mati sendiri, jadi nggak bisa berkembang," ungkap Shallom usai pertandingan.

Lebih lanjut, Shallom menjelaskan bahwa lawannya bermain cukup cerdik. Alih-alih melancarkan tekanan lewat serangan agresif, Maura justru menerapkan strategi penempatan bola yang menguras stamina Shallom. "Bukannya menekan, tapi kayak ngejauh-jauhin bola juga, terus buat memaksa saya berlari juga gitu," tambahnya.

Sebenarnya, tim pelatih sudah berupaya memberikan instruksi dari pinggir lapangan agar Shallom bisa keluar dari tekanan. "Kata pelatih sabar dulu, siapin setengah depannya juga. Smashya juga, defense-nya juga harus dirapetin. Tapi ya itu, mati-mati sendiri," sesalnya.

Gagal berdiri di podium tertinggi tentu menyisakan kekecewaan bagi atlet muda ini. "Sedih juga perasaannya nggak bisa jadi juara," ucap Shallom.

Meski demikian, pencapaian Shallom di Bengkulu tetap patut diapresiasi. Pasalnya, ini merupakan raihan terbaik sekaligus podium perdananya di sektor tunggal putri pada tahun ini. Sebelumnya, Shallom memang sudah pernah merasakan gelar juara tahun ini, namun itu diraihnya saat bermain di sektor ganda pada turnamen di Sirnas di Palu dan Kejuaraan Kajati.

Terkait agenda turnamen selanjutnya, Shallom mengaku belum mengetahui kejuaraan mana yang akan ia bidik untuk mendulang poin. Namun, kekalahan di final ini tak menyurutkan langkahnya untuk kembali berlatih keras setibanya di asrama PB Djarum.

"Pertandingan selanjutnya mau lebih fokus juga, latihannya lebih semangat," tegasnya. Saat ditanya mengenai aspek utama yang ingin ia perbaiki dalam porsi latihannya nanti, Shallom menjawab dengan pasti, "Fisik sama mental." (NFA)