Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Badminton Asia Championships 2016] Ajang Pengumpulan Poin Terakhir
26 April 2016
[Badminton Asia Championships 2016] Ajang Pengumpulan Poin Terakhir
 
 

Ajang kejuaraan akbar Olimpiade Rio 2016 sudah di depan mata. Seluruh pemain bulutangkis kini tengah sibuk-sibuknya mencari poin agar bisa masuk dalam daftar pemain yang boleh bertanding dikejuaraan yang hanya dimainkan setiap empat tahun sekali ini. Tak ketinggalan putra-putri Indonesia pun kini tengah berusaha menambah poin agar bisa menuju Rio De Janeiro, Brazil. Sayangnya kini pengumpulan angka bagi cabang olahraga bulutangkis akan di tutup di kejuaraan Badminton Asia Championships 2016 yang pekan ini di gelar di Wuhan, China. Tak ayal, sejumlah pemain terbaik di daratan Asiapun menyerbu China.

Indonesia membawa serta 20 atlet putra putri ke China. Seluruh pemain terbaik yang dimiliki merah putih langsung bertolak menuju Wuhan. Terdapat empat atlet tunggal putra, empat atlet tunggal putri, empat pasang ganda putra, empat pasang ganda putri serta empat pasang ganda campuran.

Indonesia masih berharap untuk meraih gelar juara dari nomor tradisional yang biasa menjadi andalan, yakni ganda putra, ganda campuran serta ganda putri. Nama Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan tetap menjadi pasangan jangkar bagi ganda putra untuk bisa merebut gelar juara dari nomor ganda putra. Dari ganda campuran Indonesia bisa berharap banyak dari Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang juga merupakan juara bertahan. Pasangan yang biasa di sapa dengan Owi/Butet akan di dampingi oleh juara All England 2016 Praveen Jordan/Debby Susanto.  Di ganda putri, Indonesia mengandalkan pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari di samping ganda putri muda lainnya.

Di tunggal putra terdapat nama Ihsan Maulana Mustofa yang akan mencoba bersaing dengan atlet dari kawasan Asia lainnya. Di samping Ihsan ada nama pemain senior Tommy Sugiarto serta dua rekannya di Pelatnas Jonatan Christie serta Anthony Sinisuka Ginting.

Persaingan di tunggal putri antar sesama pemain Indonesia juga berlangsung ketat. Satu wakil kini tengah diperebutkan oleh Maria Febe Kusumastuti dengan Lindaweni Fanetri. Inilah kesempatan terakhir bagi keduanya untuk unjuk gigi agar salah satu nama diantara keduanya bisa terdaftar di olimpik. (AR)