
Gelar juara tunggal putra pada kejuaraan bulutangkis Walikota Surabaya International Series 2017 akhirnya berhasil di rebut oleh pemain asal PB Djarum, Shesar Hiren Rhustavito. Dalam partai All Indonesian Final, Shesar unggul dari rekannya sendiri Dyonisius Hayom Rumbaka.
Di partai final yang digelar pada Minggu (14/5) siang di GOR Sudirman, Surabaya, atlet yang akrab disapa Vito ini tak harus bersusah payah untuk bisa menyelesaikan pertandingan. Lawan yang juga merupakan seniornya di PB Djarum, memutuskan untuk mundur dari laga saat kedudukan 11-4 di game pertama.
"Di babak semifinal kemarin kaki saya sempat keseleo, dan tadi terasa sakit. Jadi akhirnya saya memutuskan untuk mundur saja dari pertandingan," ujar Hayom saat dihubungi oleh tim pbdjarum.org.
Baca juga: [Walikota Surabaya International Series 2017] Kenas/Reza Posisi Runner Up
Di nomor tunggal putri, Gregoria Mariska belum berhasil meraih gelar juara. Pemain yang memiliki peringkat 82 dunia ini gagal di babak final saat menjamu pemain Malaysia, Selvaduray Kisona. Meski sudah menang di game pembuka dengan 21-10, Gregoria gagal mempertahankan permainannya di dua game berikutnya. Gregoria kalah dengan 16-21 dan 19-21.
Indonesia juga masih belum berhasil membawa pulang gelar dari nomor ganda putri. Dian Fitriani/Nadya Melati tak bisa menaklukan ganda putri asal Malaysia, Fie Sho Soong/Tee Jing Yi meski sudah bertanding dengan rubber game. Tertinggal 18-21, ganda Indonesia membalasnya di game kedua dengan 21-16. Sayang, di game ketiga ganda Indonesia takluk dengan angka tipis 19-21. (AR)
Baca juga: Pembagian Kelompok Umur Dalam Bulutangkis
