
“Perang saudara” sesama atlet PB Djarum sudah terjadi sejak babak 16 besar Marfuah Victor Exist Jakarta Open Junior International Championships 2016. Tak terkecuali di laga perempat final yang digelar pada Jum’at (5/8) sore.
Duel sengit kali ini terjadi di perempat final ganda putra U17 dimana Haffiz Nur Adila/Rehan Naufal Kusharjanto dipaksa bermain selama 61 menit oleh junior mereka, Dwiki Rafian Restu/Bernadus Bagas Kusuma Wardana. Bermain di lapangan tiga GOR Petamburan, Jakarta Barat, Haffiz/Rehan sempat terus tertinggal disepanjang game pembuka.
Mereka kerap kehilangan angka dari adu drive melawan Dwiki/Bagas. Unggulan dua ini pun akhirnya kehilangan game pembuka setelah melalui adu setting, mereka kalah tipis 24-26. Memasuki game kedua, Haffiz/Rehan terlihat lebih bisa menguasai jalannya pertandingan. Meski demikian, perlawanan sengit pun diberikan oleh Dwiki/Bagas, mereka akhirnya menyerah dari Haffiz/Rehan setelah melakoni laga berdurasi 61 menit dan skor akhir 21-18 dan 21-16.
“Tadi di game pertama saya terlalu enjoy, jadinya malah lengah. Tetapi memasuki game kedua dan ketiga saya bisa lebih mengetahui harus bermain apa. Bola drive mereka bagus, jadi kami coba ladeni dengan permainan bola-bola silang, bukan adu cepat,” ujar Rehan yang merupakan putra dari Tri Kusharjanto ini.
“Di game kedua juga kami sempat kehilangan konsentrasi, tetapi kami mencoba untuk terus kembali konsentrasi lagi, dan lebih banyak melakukan penempatan bola saja,” tambahnya.
Sementara “perang saudara” di nomor tunggal putri antara Savira Sandradewi kontra Alya Rahma Mulyani akhirnya berhasil dimenangkan Savira. Unggulan enam ini sukses mengalahkan unggulan empat dengan 9-21, 21-19 dan 21-15. Sementara di nomor ganda putri U17, Indah Cahya Sari Jamil yang berpasangan dengan Lisa Ayu Kusumastuti berhasil menang atas Fauzia Kartikasari/Mia Dian Nurlia. Mereka menang dengan dua game langsung 21-17 dan 21-14. (RI)
