Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017] Susy Kantongi Enam Gelar
07 Juni 2017
[BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017] Susy Kantongi Enam Gelar
 
 

Tiongkok boleh perkasa dengan kekuatannya dengan para permain putrinya yang berlapis-lapis. Tetapi Indonesia bangga dengan pemain putrinya, Susy Susanti. Sejarah mencatat, sampai saat ini hanya Susy yang bisa meraih gelar juara terbanyak di nomor tunggal putri. Enam kali ia bisa merebut gelar juara pada kejuaraan bulutangkis terbesar di Indonesia. Susy hanya bisa disaingi oleh nama besar Li Lingwei. Tapi nama besar tak cukup untuk menyamai rekor yang telah di ciptakan oleh Susy.

Susy mengawali kisah sukses mulai dari tahun 1989. Susy yang kala itu masih berusia 18 tahun mulai unjuk gigi dengan merebut gelar juara untuk pertama kalinya. Sukses kedua bagi Susy dibuat pada tahun 1991. Sayang Susy harus absen di tahun 1992 usai meraih medali emas di Olimpiade Barcelona. Gelar juarapun lepas ke negeri Tirai Bambu oleh nama baru Ye Zhaoying.

Baca juga: [BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017] Apakah Aura Istora Bisa Dibawa ke JCC?

Ditahun 1993 Susy juga terjegal di babak final oleh Ye Zhaoying. Susy kembali bisa merebut gelar yang lepas dari tangannya di tahun 1994. Susy malah bisa meraihnya kembali tiga tahun sesudahnya secara berturut-turut di tahun 1995, 1996 dan 1997.

Pesaing kuat Susy sebagai pemain dengan gelar terbanyak adalah Li Lingwei, mantan ratu bulutangkis Tiongkok. Empat gelar juara bisa dibawa pulang di tahun 1984, 1985, 1987 dan 1988.

Pemain India, Saina Nehwal rupanya berada pada peringkat ke tiga. Ia berhasil mengoleksi tiga gelar di tahun 2009, 2010 dan 2012. Di peringkat ke empat ada nama Ye Zhaoying, Xie Xinfang, Wang Chen, Li Xuerui, dan Zhu Lin dengan dua gelar di tangan. (AR)

Baca juga: [BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017] Akankah Lee Chong Wei Menjadi Yang Terbaik?