Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Singapore Youth International 2014] Silvi Tumbangkan Unggulan Empat Dari Australia
21 November 2014
[Singapore Youth International 2014] Silvi Tumbangkan Unggulan Empat Dari Australia
 
 

Laga ketiga, Kamis (20/11) di nomor tunggal putri U17 bertempat di Singapore Sports Hub, Singapura, telah dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat. Silvi Wulandari dari Indonesia membuat kejutan di laga ini. Pasalnya, pemain asal klub PB Djarum ini mennumbangkan unggulan keempat wakil dari Australia, Tiffany Ho dengan dua game langsung. Silvi pun berhak lolos ke babak perempat final Singapore Youth International 2014.

Sebagai pemain non unggulan, Silvi pun bermain tanpa beban. Sejak awal Silvi sudah menerapkan permainan menekan pertahanan lawan. Hasilnya di game pertama, Silvi berhasil menang dengan mudah, skornya 21-8. Masih menerapkan pola permainan yang sama, Silvi pun semakin percaya diri. Tepat di waktu 26 menit game kedua, akhirnya bisa diraih Silvi dengan skor 21-12.

“Aku coba meneken terus-terusan pertahanan lawan di game pertama tadi. Ehh, dia-nya juga banyak mati sendiri. Game kedua, pengembalian bolanya saya kasih ke sudut-sudut, supaya lawan berlari. Dia-nya pun tidak tahan dengan tekhik ini. Memang lawan tidak terlalu kuat, hanya pukulan keras silangnya itu loh, lumayan bagus,” tutur Silvi, saat dihubungi.

Maju ke perempat final, Silvi akan melawan wakil dari tuan rumah, Jiamin Yeo. Menurut Silvi, melihat permainan Yeo, dirinya harus benar-benar dalam posisi siap, harus bisa menjaga stamina. Pastinya dipertandingan nanti, memerlukan tenaga banyak dan mainnya juga harus berani. “Insya Allah, optimis nanti. Pokoknya mau bermain capek dululah,” sahutnya lagi.

Di nomor tunggal putri U15, Alya Rahma Mulyani asal klub PB Djarum juga berhasil lolos ke babak perempat final. Di laga keempat, Alya menang dua game langsung atas wakil Thailand, Chuencharoen Yanisa dalam waktu 28 menit. Game pertama, Alya menang dengan skor 21-15 dan game kedua, 21-17.

“Iya tadi sudah in mainnya, sudah enak mau main apa pun. Tapi sayang, game kedua sempat leading. Karena terburu-buru lawan hampir menyusul perolehan angka saya. Untungnya saya coba bermain sabar dan fokus,” sahut Alya. (DS)