
Kejutan sepertinya tak akan pernah berhenti datang dari arena BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017. Di hari keempat pada Kamis (15/6), tunggal putra pun sudah memberikan kejutan. Unggulan empat sekaligus juara tahun 2014, Jan O Jorgensen harus terhenti di babak kedua. Adalah pebulutangkis India, Kidambi Srikanth yang berhasil menghentikan langkah pebulutangkis Denmark itu dalam drama tiga game.
Pertarungan ketat berlangsung di sepanjang awal laga. Skor imbang terus terjadi hingga kedudukan 7-7. Jan yang sempat unggul akhirnya harus terus tertinggal di sisa game pembuka ini. Ia pun akhirnya menyerah 15-21.
Memasuki game kedua, Jan sukses untuk terus menekan pebulutangkis India itu. Ia berhasil unggul 15-12. Ia pun berhasil membuat game point di kedudukan 20-18 tetapi baru bisa menutup game kedua ini dengan skor tipis 22-20.
Baca juga: [BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017] Awas ada Sule
Di awal game penentu, Jan sebenarnya bisa unggul jauh 5-0. Sayang ia gagal mempertahankan keunggulannya ini, ia justru balik kehilangan enam angka beruntun dan skor menjadi 5-6. Setelah ini, ia terlihat terus tertekan dan akhirnya menyerah 16-21.
“Hari ini saya kalah, dan itulah yang terjadi di lapangan. Saya sempat mengalami cedera dan berharap cedera ini sudah pulih, tetapi ternyata belum sepenuhnya pulih,” ujarnya.
Jan pun sebenarnya memiliki rencana untuk melanjutkan pertandingan ke Australia Open yang akan digelar pekan depan. Namun, melihat keadaan yang ia alami di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) siang ini, ia akan mempertimbangkan kembali keikutsertaannya.
“Saya ragu apakah saya akan bermain di Australia Open minggu depan atau tidak, kita akan lihat dalam beberapa hari ini,” pungkasnya. (RI)
