Di kejuaraan Denmark Open Super Series 2011 yang akan berlangsung 18-23 Oktober 2011, atlet tungal putra PB Djarum Dionysius Hayom Rumbaka berpeluang untuk membalas kekalahannya dari Sho Sasaki (Jepang) di Singapore Open Super Series 2011 lalu. Keduanya akan bertemu di babak pertama.
Di Singapore Open lalu, Hayom kalah tipis 17-21, 21-17, dan 18-21 setelah berjuang selama satu jam lebih. Saat itu, sang pemegang kendali adalah ia yang melakukan serangan lebih dulu dan konsisten. Pengalaman tersebut seharusnya cukup bagi Hayom untuk memperbaiki permainannya melawan Sho di Denmark Open nanti.
Jika berhasil melewati Sho, tantangan akan semakin besar dengan peluang bertemu Tien Minh Nguyen (Vietnam) atau Kenichi Tago. Jejak rekam Tien Minh tentu saja tidak perlu dipertanyakan lagi, namun ternyata Kenichi diam-diam merupakan lawan tangguh. Ia adalah penjegal China yang pernah mengalahkan Chen Jin, Chen Long, Bao Chunlai, Du Pengyu, Lu Yi, dan Chen Yu. Hanya Wang Zhengming yang belum pernah berhasil ia taklukkan.

Hayom tak berjuang sendiri. Ia ditemani oleh Tommy Sugiarto yang nampaknya akan bertemu Chen Jin di babak kedua. Taufik Hidayat yang diharapkan dapat melaju sampai ke perempat final untuk bertemu “kawan lamanya” Peter Gade dan Simon Santoso yang peluangnya paling terbuka untuk melaju ke babak perempat final, bahkan ke semifinal.
Tahun lalu, gelar tunggal putra juga jatuh ke tangan tuan rumah melalui Jan O. Jorgensen yang mengalahkan Taufik Hidayat. Namun tahun ini, Jan bukanlah pemain unggulan dan nama-nama besar yang tahun lalu absen, tahun ini kembali hadir, seperti Lee Chong Wei dan Peter Gade, serta tim utama China, yaitu Lin Dan, Chen Jin, dan Chen Long.
Persaingan Denmark Open tahun ini sudah pasti akan jauh meningkat dibandingkan tahun lalu, dan tim Indonesia juga harus mempersiapkan diri dengan baik karena negara lain sedikit demi sedikit mulai mengikis dominasi bulutangkis Indonesia. Mari kita kembalikan tradisi juara Indonesia kali ini dari Odense, Denmark. (DC)