
Berdasarkan hasil undian Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020, tim putri Indonesia berada di grup Y bersama Thailand dan Filipina. Secara daftar unggulan, tim merah putih yang menjadi unggulan lima, masih berada di bawah satu tingkat dari Thailand yang berada di posisi empat.
Namun di kejuaraan beregu se-Asia ini, Indonesia menurunkan skuad terbaiknya, seperti Gregoria Mariska Tunjung serta tiga tunggal lainnya, Ruselli Hartawan, Choirunnisa dan pemain junior Putri Kusuma Wardani.
Sementara di skuad Thailand, nama Ratchanok Intanon, tunggal putri andalan Thailand, tak terdaftar dalam tim. Namun Thailand masih memiliki deretan tunggal putri yang cukup kuat yaitu Pornpawee Chochuwong, Busanan Ongbumrungphan, termasuk pemain muda Phittayaporn Chaiwan.
"Tim putri kami di grup Y kan rangking dua setelah Thailand, jadi minimal targetnya jadi runner up, tapi mau jadi juara juga dong, walau harus dengan kerja keras," ujar di lansir dari Badmintonindonesia.org.
"Kalau dari segi rangking dan kualitas, memang tim putri Thailand lebih di atas Indonesia, terutama di tunggal putri. Tapi namanya pertandingan, kan tidak ada yang tahu, sebelum pertandingan mulai ya kami tetap optimis dan semangat. Apalagi di skuad ini ada pemain muda, mereka bisa ambil pengalaman dan bermain nothing to lose," jelas Susy.
Di sektor ganda putri, Indonesia masih lebih unggul dari Thailand. Indonesia diperkuat juara Daihatsu Indonesia Masters 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan dua pasangan muda, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.
Namun kekuatan ganda putri Thailand juga tak boleh dianggap enteng. Ganda putri Thailand diwakili oleh Jongkolphan Kittitharakul/Rawinda Prajongjai dan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong yang sering menjadi lawan sengit bagi Greysia/Apriyani. (ah)
