Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2014] Andrei/Hendra Lolos Ke Final
20 Juli 2014
[Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2014] Andrei/Hendra Lolos Ke Final
 
 

Butuh waktu 52 menit, pasangan putra Indonesia akhirnya lolos ke babak final turnamen Chinese Taipei GP Gold 2014. Di laga semi final, pasangan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan dapat mengatasi permainan Hiroyuki Saeki/Ryota Taohata asal Jepang. Mereka menang dua game langsung dengan skor akhir 26-24 dan 23-21.

Walaupun, rangking Andrei/Hendra berada di bawah pasangan Jepang, itu bukan menjadi alasan bagi mereka untuk menyerah dengan mudah dari pasangan Hiroyuki/Ryota. Justru sejak pertandingan bergulir, kedua pasangan ini saling serang. Dengan pertahanan kedua kubu sama kuat, membuat pertandingan di game pertama harus melakukan deuce tiga kali. Dan hasilnya pun pasangan Indonesia ini bisa merebut game ini.

Tidak berbeda dari game sebelumnya, game kedua pun permain kedua pasangan ini semakin menarik. Kedua kubu ini saling melontarkan pukulan smash keras. Pertahanan kedua kubu pun masih sama kuat. Bahkan, pasangan Indonesia sempat tertinggal poin. Dengan modal percaya diri, akhirnya mereka dapat menyamai dan memenangkan game ini dengan skor yang sangat ketat.

“Kami cukup tegang ketika terjadi deuce di game pertama. Ditambah kami takut melakukan kesalahan. Eh.. tahunya malah kami sering mati-mati sendiri. Untung kami coba untuk tetap fokus dan terpenting lagi harus bisa meraih poin per poin. Waktu di game kedua, ketika ketinggalan poin, kami cuma berpikir kalau kami belum kalah dan masih bisa merubah keadaan, akhirnya terbukti,” jelas Andrei saat dihubungi di Jakarta.

Andrei/Hendra akan bertemu dengan pasangan China, Liu Yuchen/Li Junhui di laga puncak. Diatas kertas pasangan China lebih diunggulkan. Saat ini pasangan China berada rangking 28 dunia, sedangkan pasangan Indonesia berada jauh dibawah mereka, yaitu rangking 93 dunia. Walaupun tidak diunggulkan. Andrei pun mengaku optimis bisa mengatasi permainan China.

“Kami akan tetap memainkan pola permainan no lob. Kami tidak bisa bermain defense karena serangan China sanggat berbahaya. Makanya kami yang harus lebih dahulu menyerang mereka nanti,” tambah Andrei.(DS)