Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Menuju Olimpiade 2020] Tiga Kali Olimpiade Tiga Kali Berganti Pasangan
14 Juli 2021
[Menuju Olimpiade 2020] Tiga Kali Olimpiade Tiga Kali Berganti Pasangan
 
 

Greysia Polii menjadi pebulutangkis putri tertua dari Indonesia yang bakal berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Pemain kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1987 itu akan tampil berpasangan dengan Apriyani Rahayu.

Tak hanya paling senior, Greysia juga tentu paling berpengalaman di antara pebulutangis putri lainnya yaitu Apriyani maupun tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung. Tercatat, ini bakal menjadi penampilan ketiga kalinya bagi Greysia.

Pada penampilan perdananya terjadi pada Olimpiade London 2012. Sejarah kelam menimpanya kala itu saat berpasangan dengan Meiliana Jauhari. Mereka bersama empat pemain dari Korea Selatan dan dua pemain China didiskualifikasi dari arena Olimpiade karena berupaya kalah dalam pertandingan babak penyisihan group.

Kemudian di arena Olimpiade Rio 2016, Greysia Polii kembali tampil dengan pasangan yang berbeda yaitu, Nitya Maheswari. Pada saat itu mereka gagal menembus semifinal. Dalam babak perempat final, mereka takluk dua game langsung dari pasangan Tiongkok Yu Yang/Tang Yuanting.

Dan kali ini, Greysia kembali mendapat kesempatan tampil di Olimpiade Tokyo bersama pasangan berbeda yaitu, Apriyani. Mereka akan menghadapi tantangan pertamanya di Olimpiade Tokyo 2020 pada babak penyisihan grup. Menghuni Grup A, Greysia/Apriyani harus bersaing dengan unggulan teratas Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang), Chloe Birch/Lauren Smith (Inggris), dan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia).

Melihat catatan pertemuan sebelumnya, tantangan terbesar Greysia/Apriyani akan dihadapi saat bertemu Fukushima/Hirota. Sebab dalam delapan pertemuan terakhir, Greysia/Apriyani belum mampu mengatasi lawannya tersebut.

Dari sepuluh pertandingan yang pernah terjadi, Greysia/Apriyani hanya menang dua kali di dua pertemuan awal pada tahun 2017. Selebihnya kerja keras mereka di lapangan masih belum membuahkan hasil yang manis.

Selanjutnya dengan Birch/Smith, Greysia/Apriyani memiliki catatan yang lebih bagus. Mereka berhasil memenangkan setiap pertemuan yang telah empat kali terjadi. Terakhir di Barcelona Spain Masters 2020, Greysia/Apriyani menang 20-22, 21-16, dan 21-10. Namun Greysia/Apriyani tetap tak boleh lengah. Sebab Birch/Smith yang baru saja menjadi finalis European Champhionships 2021 lalu, bisa jadi memiliki kepercayaan diri lebih dalam menghadapi laganya nanti.

Lawan ketiga yang akan dihadapi Greysia/Apriyani pada penyisihan grup adalah Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia). Head to head mereka saat ini sama kuat dengan skor 2-2. Namun lagi-lagi Greysia/Apriyani harus waspada. Sebab kekalahan justru mereka dapatkan di dua pertemuan terakhirnya, yaitu pada China Open 2019 dan BWF World Tour Finals 2020 lalu.