Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [All England] Ahsan, Dua Kali Raih Gelar Juara
10 Maret 2021
[All England] Ahsan, Dua Kali Raih Gelar Juara
 
 

Bagi para pencinta bulutangkis, pasti sudah sangat mengenal sosok pemain ganda putra asal Indonesia Mohammad Ahsan. Pemain spesialis ganda putra asal PB Djarum ini memang begitu terkenal karena prestasinya yang melangit. Walau prestasinya menjulang, ia terkenal dengan sifatnya yang rendah hati.

Ahsan mengawali karirnya di bulutangkis berpasangan dengan Bona Septano. Karirnya bersama adik dari Markis Kido itu rupanya tidak begitu cemerlang. Bersama Bona, Ahsan pernah meraih gelar di kejuaraan India Grand Prix 2010, Indonesia Grand Prix Gold 2010, Vietnam rand Prix 2010, Indonesia Grand Prix Gold 2011. Usai Olimpiade London 2012, Ahsan Resmi bercerai dengan Bona Septano.

Oleh pelatih waktu itu, Ahsan kemudian diuji coba dengan Hendra Setiawan. Bertanding pertama kalinya di kejuaraan Denmark Open 2012, Ahsan/Hendra bisa menembus babak semifinal. Rupanya ramuan ini benar-benar manjur. Gelar bergengsi All England 2014 berhasil dibawa pulang oleh Ahsan/Hendra di samping sederet gelar lainnya. Di babak final, mereka menundukkan ganda Jepang Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan 21-19, 21-19.

Tetapi nasib pasangan Ahsan/Hendra juga rupanya sampai di ujung tanduk. Usai tersingkir di babak penyisihan grup Olimpiade Rio 2016, Ahsan/Hendra resmi bercerai. Lalu Ahsan dicoba dengan pemain-pemain lain seperti Berry Angriawan, Rian Agung Saputro, Angga Pratama. Tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.

Tahun 2018 tanda-tanda rujuknya Ahsan/Hendra semakin terlihat. Usai keduanya melanglang buana dengan pasangan masing-masing, Ahsan/Hendra kembali berpasangan. Kejuaraan German Open 2018 menjadi reuni pertama mereka. Di tahun ini pula Ahsan/Hendra bisa merengkuh gelar Malaysia International Challenge 2018, Singapore Open 2018.

Di tahun 2019, karir Ahsan/Hendra semakin melejit. Ahsan/Hendra malah bisa mengukir kembali gelar All England 2019, gelar yang sempat diraihnya lima tahun lalu atau tepatnya pada tahun 2014. Di babak final Ahsan/Hendra mengubur impian dari pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan 11-21, 21-14, 21-12.

Ahsan/Hendra gagal mengukir kembali gelar juara All England 2020. Perjalanan mereka di kejuaraan bulutangkis tertua sedunia pada tahun lalu dihentikan ganda Jepang yang akhirnya menjadi juara, Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe pada babak perempat final.

Akankah Ahsan/Hendra bisa mengukir prestasi lagi di All England 2021? Kita nantikan laga Ahsan/Hendra di ajang All England 2021. (AR)