Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Olimpiade 2016] Band Dadakan ala Atlet Cipayung
13 Juli 2016
[Olimpiade 2016] Band Dadakan ala Atlet Cipayung
 
 

Skuad merah putih yang akan berlaga di Rio de Janeiro, Brasil kini tengah melakoni training camp di Kudus, Jawa Tengah. Mereka menjalani persiapan dan karantina untuk menyongsong pesta olahraga terakbar dunia itu. Tetapi kali ini, tak melulu soal latihan, mereka pun menyempatkan diri untuk sejenak melepas lelah.

Kali ini tiga Olimpian, Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, Greysia Polii, berkolaborasi bersama Berry Angriawan dan Ronald Alexander unjuk kebisaan mereka memainkan alat musik. Mereka menunjukkan kebisaannya di sela makan malam pada Selasa (12/7) di Djarum Oasis.

Perlengkapan alat musik lengkap yang tersedia seakan mengundang mereka untuk unjuk kebolehan. Tanpa komando atau latihan khusus, mereka tampil selayaknya anak band. Greysia memegang posisi sebagai bassis, Ronald dan Ahsan memetik gitar, sementara Berry menggebuk drum. Sementara Tontowi tak segan memperdengarkan suaranya, bergantian bersama Greysia dan Ahsan.

Dikabarkan oleh badmintonindonesia.org, sambutan meriah pun diberikan oleh penonton, yang tak lain adalah tim Olimpiade, sparring partner dan ofisial, termasuk pelatih mereka. Kelima atlet ini pun menyanyikan beberapa lagu layaknya seorang musisi yang tengah menggelar konser. Tak ayal hal ini pun mengundang gelak tawa para penonton.

Ternyata ini bukan kali pertama mereka bermain bersama sebagai sebuah band. Mereka kerap bermain di ruang makan di asrama Cipayung.

Berry yang terlihat menggebuk drum pun malah belajar dari video di Youtube. “Sebetulnya saya lumayan bisa main semua alat musik, tadi pilih drum karena nggak ada yang main drum saja, he he he. Nggak pernah belajar khusus, tapi lihat-lihat video di Youtube saja,” kata Berry.

Sementara itu Tontowi atau yang akrab disapa Owi memang sudah biasa tampil di depan rekan-rekannya. “Saya memang suka nyanyi dari dulu, ya lumayan lah yang penting nggak fals aja, ha ha ha. Kami memang sering nge-band bareng di pelatnas, jadi tampil di depan teman-teman sudah biasa,” ujar Tontowi kepada Badmintonindonesia.org.

Kepercayaan diri Owi saat tampil pun menuai pujian dari sang pelatih, Richard Mainaky. “Saya senang sekali melihat Tontowi tadi, dia terlihat sangat rileks dan bahagia. Sebetulnya dia itu ya memang seperti itu. Dari situ kelihatan bagaimana Tontowi orangnya seperti apa,” tutur Richard.

“Tontowi sangat percaya diri walaupun bukan penyanyi profesional. Saya menilai bahwa sebetulnya dia punya mental yang bagus, waktu dia menjadi juara dunia dan juara All England, dia tampil seperti ini, enjoy, yakin dan menikmati perannya sebagai pebulutangkis kelas dunia,” pungkas Richard. (RI)