
Laga babak kedua BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017 berlangsung sengit. Di nomor ganda putri, Chang Ye Na/Lee So Hee dari Korea dipaksa bertarung dalam tempo 56 menit oleh pasangan baru, Greysia Polii/Apriani Rahayu pada Kamis (15/6) malam. Chang/Lee mendapat perlawanan dan bisa menang 21-18 dan 21-14.
“Kami bertanding melawan tuan rumah, mereka pasti mendukung pemain andalan mereka. Dan kami senang bisa menang hari ini,” ujar Chang usai laga.
“Di game pertama pergerakan kami masih kurang cepat, badan kami masih agak kaku,” tambahnya.
Di sisi lain, Chang pun menuturkan pendapatnya tentang lawannya di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) hari ini.
Baca juga: [BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017] Meski Demam, Nitchaon Taklukan Saina
“Kami sudah sering lawan Greysia Polii, dia pemain senior dan memiliki banyak pengalaman. Sementara Apriani memang pemain muda, tetapi terlihat dia tidak seperti pemain baru, dia terlihat seperti pemain yang berpengalaman. Saya yakin kedepannya dia memiliki potensi untuk bersinar,” pungkas Chang.
Di sisi lain, Apriani yang memang menuai banyak pujian karena penampilannya di Piala Sudirman dan berhasil menjadi juara di Thailand Open Grand Prix Gold pekan lalu mengaku tak mau terlalu berpuas diri.
“Saya sendiri tidak mau terlalu memikirkan orang memuji saya, bilang saya sudah bagus. Saya sendiri masih punya banyak PR untuk saya perbaiki, saya tidak mau cepat puas. Saya ingin terus mendorong diri saya untuk terus lebih baik,” ujar Apri.
Sementara itu, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika dan Fitriani juga harus terhenti. Alfian/Annisa gagal mengulang kesukesannya di Istora. Kali ini mereka harus mengakui keunggulan pasangan Chris Adcock/Gabrielle Adcock dengan 11-21 dan 14-21, sementara Fitriani masih belum bisa mengatasi Sung Ji Hyun dari Korea. Fitriani menyerah 10-21 dan 10-21. (RI)
Baca juga: [BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017] Ini Janji Lee Chong Wei Usai Tersingkir
