Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Piala Thomas & Uber 2021] Nita/Putri Belum Berhasil
12 Oktober 2021
[Piala Thomas & Uber 2021] Nita/Putri Belum Berhasil
 
 

Tim piala Uber Indonesia semakin tertinggal. Bertanding pada pertandingan terakhir di putaran penyisihan Grup A, posisi Indonesia semakin tercecer dari Jepang. Pasukan Srikandi merah putih untuk sementara masih belum bisa mengejar Jepang dan tertinggal, 0-4.

Para pemain ganda Jepang memang memiliki kualitas individu yang merata. Walau menurunkan pasangan yang bukan biasanya, kekuatan mereka sama baiknya. Ini yang ditunjukkan oleh pasangan Yuki Fukushima/Arisa Higashino. Padahal Arisa merupakan pemain ganda campuran sementara Yuki biasa berpasangan dengan Sayaka Hirota. Yang diperlihatkan di karpet hijau mereka mampu mengalahkan wakil Indonesia Nita Violina Marwah/Putri Syaikah.

Ganda Indonesia seperti membentur tembok yang kokoh. Serangan-serangan baik yang dilancarkan oleh Nita maupun Putri tak bisa menembus pertahanan lawan. Diajak bermain rally pun pasangan Jepang tetap akurat. Di game pertama Nita/Putri kalah jauh dengan 9-21. Nita/Putri yang berusaha mencoba bangkit di game kedua, tetap tidak bisa menembus rapatnya pertahanan lawan. Kembali ganda Indonesia yang berada pada peringkat 52 dunia ini kalah pada game kedua dengan 10-21.

"Kami tadi main kurang aman. Tak sabar sendiri. Padahal pasangan yang kami hadapi adalah pasangan berpengalaman. Pertahanan lawan juga rapat sekali. Tidak bisa sekali serang untuk bisa dapat poin," tutur Nita seperti yang diutarakan kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

"Melawan pasangan berpengalaman, kami tidak boleh terburu-buru. kami tadi tidak sabaran Dengan shutlecock yang berat, seharusnya kami tidak boleh menyerang terus," ungkap Putri Syaikah.

"Harus lebih dikuatkan lagi, harus lebih tahan di lapangan, siap lebih capek. Harus lebih aman lagi mainnya. Fokus kami tidak boleh hilang. Kami harus konsisten terus," pungkas Nita.

Partai terakhir antara Indonesia dan Jepang memang tidak lagi menentukan. Tetapi tentunya pemain muda Ester Nurumi Tri Wardoyo dapat mengambil pengalaman bermain secara beregu. Pemain Indonesia tanpa rangking ini bertemu dengan Aya Ohori, pemain Jepang yang sudah ada di peringkat 20 dunia.