Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Asian Games 2026] Leo/Daniel Bawa Indonesia Imbangi China 2-2 di Final Beregu Putra
24 September 2026
[Asian Games 2026] Leo/Daniel Bawa Indonesia Imbangi China 2-2 di Final Beregu Putra
 
 

Pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menunjukkan mental baja di partai puncak Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Setelah Indonesia sempat tertinggal 0-2, skuad Garuda sukses bangkit dan menahan imbang China dengan skor 2-2. Asa untuk membawa pulang medali emas pun kembali menyala.

Berlaga di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, Kamis (24/9), poin penyama kedudukan bagi Indonesia dipastikan Leo/Daniel yang turun di partai keempat. Tampil di bawah tekanan besar, Leo/Daniel sukses membungkam wakil China, He Ji Ting/Liu Yi, lewat kemenangan straight game 23-21 dan 21-10.

Laga ini berlangsung sangat dramatis, terutama di game pertama ketika Leo/Daniel tertinggal kritis 17-20. Namun, ketenangan dan komunikasi yang baik membuat mereka mampu membalikkan keadaan dan merebut gim pertama 23-21, sebelum akhirnya mendominasi penuh di game kedua.

Seusai pertandingan, Leo/Daniel mengungkapkan kunci keberhasilan mereka keluar dari tekanan. Pengalaman pahit di Asian Games Hangzhou-China 2022 sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi mereka untuk tampil lebih tenang dan berani.

"Kami belajar dari kesalahan waktu lawan Korea, hasilnya kurang baik, dan kami nggak mau mengulangi kesalahan yang sama. Tadi kami bermain lebih ke nothing to lose saja. Yang penting bola dimasukin dulu. Puji Tuhan, kami banyak komunikasi, main lebih tenang, dan nggak mau menyia-nyiakan kesempatan, apalagi momen ini kapan lagi kan," ujar Daniel.

Lebih lanjut, Leo/Daniel mengakui bahwa semangat juang mereka sangat terpengaruh oleh penampilan heroik Alwi Farhan di partai ketiga. Alwi menjadi pembuka jalan kebangkitan Indonesia setelah sukses menumbangkan Li Shifeng lewat pertarungan alot tiga gim 23-21, 15-21, dan 21-16.

"Pastinya thank you juga buat Alwi yang sudah berjuang, penampilannya menularkan semangat buat kami. Terima kasih juga untuk Jonatan dan Fajar/Fikri yang sudah berjuang meski belum menyumbang poin," tambah Leo.

Sebelumnya, langkah Indonesia di awal final terasa sangat berat. Dua partai pembuka harus terlepas ke tangan China. Jonatan Christie takluk di tangan Shi Yuqi dengan skor 13-21, 18-21. Sementara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang bertarung habis-habisan harus mengakui keunggulan Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 20-22, 21-19, dan 14-21.

Kini, dengan kedudukan imbang 2-2, partai kelima akan menjadi laga penentu medali emas Asian Games 2026. Indonesia menggantungkan harapan besarnya pada pundak tunggal putra ketiga, Moh Zaki Ubaidillah.

Atlet muda yang akrab disapa Ubed ini akan berhadapan dengan Weng Hongyang di partai pamungkas.

Skuad Indonesia pun menaruh optimisme tinggi agar momentum kebangkitan ini dapat diselesaikan dengan manis oleh Ubed. "Kita masih ada Ubed, jadi kemenangan ini suntikan semangat buat dia," pungkas Leo. (NFA)