Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Malaysia International Challenge 2019] Tiga Wakil Di Semifinal
16 November 2019
[Malaysia International Challenge 2019] Tiga Wakil Di Semifinal
 
 

Indonesia masih memiliki harapan untuk membawa pulang gelar juara dari kejuaraan bulutangkis Malaysia International Challenge 2019. Tiga wakil Indonesia sudah memastikan lolos ke babak semifinal yang akan dimainkan pada hari Sabtu (16/11). Tiga wakil datang dari dua ganda putri dan satu ganda putra.

Aksi pasangan ganda putri baru Agatha Imanuela/Yulfira Barkah masih belum terbendung. Di babak semifinal yang dimainkan pada hari Jumat (15/11), Agatha/Yulfira mampu mengalahkan wakil dari China Taipei Jang Yi Hua/Yu Chen Hui. Agatha/Yulfira harus kehilangan game pembuka dengan 21-23.  Di dua game berikutnya mereka membalas dan merebutnya dengan angka 21-11, 21-15.

Satu pasang ganda putri Indonesia lainnya, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah juga ikut melangkah ke babak empat besar. Penunggu unggulan pertama ini menang dari pasangan Tiongkok Qiao Shi Jun/Yan Chen Xue dalam dua game 21-15, 21-14.

Peluang terjadinya final sesama pasangan ganda putri Indonesia masih terbuka, jika keduanya bisa mengalahkan lawan-lawannya di babak semifinal. Agatha/Yulfira akan bersua dengan wakil Tiongkok Chen Ying Ying/Xu Ya dan  Nita/Putri akan bertemu dengan pasangan dari Jepang, Natsu Saito/Naru Shinoya.

Di ganda putra, harapan Indonesia bertumpu pada pasangan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob. Pasangan ini melesat ke babak semifinal usai menang dari ganda tuan rumah Ahmad Maziri Mazlan/Wong Tien Ci dengan 21-19, 21-14. Merek sudah ditunggu pasangan Hiroki Midorikaa/Kyohei Yamashita di babak semifinal.

Wakil-Wakil Indonesia lainya terpaksa berhenti di babak perempat final. Chico Aura Dwi Wardoyo, Panji Ahmad Maulana dan Aurum Oktavia Winata dari barisan tunggal sudah terhenti. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga ikut terhenti. Satu ganda campuran yang tersisa, Renaldi Samosir/Angelica Wiratama juga tidak mampu beranjak dari babak delapan besar. (AR)