
Indonesia berhasil merebut satu gelar juara di kejuaraan bulutangkis Thailand Open Grand Prix Gold 2016. Satu gelar di raih dari nomor ganda putra melalui pasangan Berry Angriawan/Rian Agung Saputro. Pasangan yang menempati unggulan ke-2 ini menang rubber game dari pasangan asal Jepang Takuto Inoue/Yuki Kaneko dengan 17-21, 21-14, 21-18.
Harapan untuk bisa menambah gelar juara dari tunggal putra melalui Sony Dwi Kuncoro akhirnya kandas. Pemain tunggal putra senior asal Indonesia ini takluk di tangan pemain tuan rumah Thailand Tangongsak Saensomboonsuk. Sony tak kuasa membendung smash keras lawan hingga menyerah straight game 15-21, 16-21.
Selain tunggal putra, tuan rumah Thailand juga menambah gelar juara dari ganda putri. Unggulan pertama Putitta Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai merebut gelar dengan mengalahkan ganda Jepang Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara dengan kedudukan akhir 21-12, 21-17.
Jepang mencuri perhatian melalui pemain tunggal putrinya, Aya Ohori. Pemain bertubuh mungil ini menggulung andalan Thailand Busanan Ongbamrungphan yang lebih di unggulkan. Melalui pertandingan straight game, Aya Ohori yang tidak memiliki label unggulan merebut gelar juara dengan skor akhir 25-23, 21-8.
Satu gelar lainnya menjadi milik pasangan ganda campuran Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei King yang menaklukan pasangan Hongkong Tang Chun Man/The Ying Suet dengan 21-16, 22-20.
Hasil Turnamen :
Ganda putri : Putitta Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (THA) - Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara (JPN) : 21-12, 21-17
Tunggal putri : Aya Ohori (JPN) - Busanan Ongbamrungphan (THA) : 25-23, 21-8
Ganda putra : Berry Angriawan/Rian Agung Saputro (INA) - Takuto Inoue/Yuki Kaneko (JPN) : 17-21, 21-14, 21-18.
Ganda campuran : Tan Kian Meng/Lai Pei King (MAS) - Tang Chun Man/The Ying Suet (HKG) : 21-16, 22-20
Tunggal putra : Tangongsak Saensomboonsuk (THA) – Sony Dwi Kuncoro (INA) 21-15, 21-16
