Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [BCA Indonesia Open 2015] Pebulutangkis Dunia Siap Beraksi
01 Juni 2015
[BCA Indonesia Open 2015] Pebulutangkis Dunia Siap Beraksi
 
 

Pebulutangkis dunia yang pekan lalu baru menyelesaikan turnamen di Australia Open Superseries 2015 kini sudah berada di Jakarta. Mereka siap beraksi di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. Hadiah total Rp 10 miliar bakal jadi rebutan pebulutangkis terbaik dunia.

Kesiapan para atlet diutarakan saat konferensi pers yang digelar di Hotel Sultan, Senin (1/6). Wakil Tiongkok, Zhao Yun Lei pun sebut kegembiraannya bisa kembali tampil dihadapan publik Istora, Senayan.

Selain jadi juara di ganda putri, tahun lalu ia bersama Zhang Nan kandas di babak pertama ditangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Greysia Polii. Dan kini, ia berharap bisa memperbaiki raihannya di sektor ganda campuran.

"Saya sangat senang bisa krmbali main di sini (Indonesia). Saya berharap bisa menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi," ucap Zao Yunlei yang merupakan juara bertahan ganda putri tahun lalu bersama Tian Qing.

Pebulutangkis dunia yang pekan lalu baru menyelesaikan turnamen di Australia Open Superseries 2015 kini sudah berada di Jakarta. Mereka siap beraksi di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. Hadiah total Rp 10 miliar bakal jadi rebutan pebulutangkis terbaik dunia.

Di babak pertama ganda campuran Zhao Yunlei/Zhang Nan yang jadi unggulan pertama itu bakal bertemu wakil Korea Selatan, Yoo Yeon Seong/Chang Ye Na. Jika menang, keduanya bakal bertemu ganda campuran Indonesia, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaya di babak kedua.

"Semua lawan kuat. Saya berharap bisa petik hasil akhir yang manis. Wakil Indonesia (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir) bakal jadi rival berat kami," terangnya.

Sementara itu, wakil Korea Selatan, Yoo Yeon Seong menyebut gelaran tahunan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 adalah turnamen sarat gengsi. "Ini soal revalitas. Konsentrasi harus fokus sejak awal siapapun lawannya," pungkasnya.

Tak mau kalah, wakil Indonesia, Markus Fernaldi Gideon juga usung target tinggi. Usai tahun lalu menang atas wakil Tiongkok bersama Greysia Polii, dia berharap bisa kembali sukses sekaligus memperbaiki raihannya tahun lalu.

Turun di ganda putra bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo, dia akan ditantang pemenang kualifikasi di babak pertama. Lapis ketiga ganda putra Merah Putih ini sebut kompatriotnya, Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan jadi lawan yang paling diwaspadai.