
Perhelatan akbar bulutangkis di Indonesia akan segera berlangsung. Turnamen Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 yang diikuti peserta dari 26 negara ini akan diselenggarakan pada 12-17 Juni mendatang di Istora Senayan, Jakarta.
Krisis prestasi pada bulutangkis akhir-akhir ini membuat tim Indonesia tak ingin kehilangan moment pada DIOSS 2012. Kekalahan tim Thomas dan Uber beberapa waktu lalu menjadi luka tersendiri bagi dunia bulutangkis Indonesia.
Skuad Indonesia tahun ini pun merapatkan barisan dan menargetkan gelar dari dua sektor, tunggal putra dan ganda campuran. Absennya Lee Chong Wei dan Lin Dan dari ajang bergengsi itu diharapkan bisa menjadi peluang bagi Simon Santoso dan Taufik Hidayat untuk meraih kemenangan di sektor tunggal putra.
“Simon Santoso menjadi andalan yang diharapkan bisa merih juara, saat ini Simon di peringkat 9 dunia. Dulu saat olimpiade di Athena, Taufik berada di peringkat 15 dunia, tapi Taufik membuktikan bisa jadi juara. Kami pun yakin Simon mampu,” ujar Djoko Santoso, Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Di sektor ganda campuran, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masih menjadi tumpuan utama Indonesia. Keduanya diharapkan mampu mengulangi kesuksesannya seperti pada kejuaraan All England 2012.
“Yang pasti kami harus lebih pede (percaya diri, red.) ya, soalnya kita kan main di negara sendiri, supporter lebih banyak, dukungan juga lebih kuat,” ujar Tontowi dalam jumpa pers Indonesia Open di Hotel Indonesia Kempinsky, Jakarta, Senin (4/6).
Menang berturut-turut di tiga turnamen sebelumnya, menjadi motivasi tersendiri bagi pasangan ganda campuran terbaik Indonesia ini. “Masalah kemarin menang, ya itu kemarin. Besok harus menang lagi, kita selalu optimis,” ujar Tontowi yakin.
Ditanya masalah persiapan Liliyana mengaku cukup siap menghadapi turnamen kali ini. “Persiapan bagus dan target kami menang. Tahun lalu kami mendapat juara dua, semoga tahun ini bisa jadi juara,” kata Liliyana.
Meningkat dari tahun sebelumnya, DIOSS tahun ini menjanjikan hadiah mencapai USD 650 ribu, atau lebih tinggi USD 50 ribu. Juara pertama sektor tunggal akan meraih hadiah USD 48.750, sedangkan pada sektor ganda meraih hadiah USD 51.350.
“Ini yang kedelapan kalinya Djarum mendukung Indonesia Open dan Indonesia diakui dunia sebagai penyelenggara event bulutangkis terbaik di dunia. Semoga ini dapat mendorong pemain muda Indonesia untuk memompa prestasinya,” kata perwakilan PT Djarum, Yan Haryadi.
Beberapa pemain bintang yang sudah dipastikan hadir antara lain Chen Long, Chen Jin, Xu Cen, Ma Jin, Wang Yihan dan Wang Xin dari Cina. (NM)