
Penampilan agresif Ihsan Maulana Mustofa di babak pertama kualifikasi BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 berbuah hasil. Tiket final kualifikasi ia kantongi setelah berhasil mematahkan perlawanan Muhammad Arif Abdul Latif dari Malaysia pada Selasa (2/6) siang.
Bertanding di lapangan satu Istora, Senayan, Ihsan berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Netting tipis yang kemudian ia kombinasikan dengan smash keras, kerap membuahkan angka baginya. Seperti misalnya di game pertama, saat kedudukan 17-17, Ihsan berhasil menguasai laju permainan berhasil menuai dua angka, smash keras Ihsan kearah forehand lawan membuatnya memenangkan game pertama dengan 21-17.
Di game kedua, Ihsan semakin berada diatas angin. Ia unggul 11-6 di interval, dan menutup permainan dengan kedudukan 21-11.
“Di game pertama saya memang cukup tegang karena ini pertama kali saya bermain di Indonesia Open, kunci kemenangan tadi yang jelas saya tetap percaya diri dan fokus di pertandingan, bagaimana lawan bermain,” ujar Ihsan usai laga.
Di babak final kualifikasi, Ihsan akan bertemua pemenang antara Thomi Azizan Mahbub rekannya di PB Djarum yang saat berita ini diturunkan tengah bertanding melawan Lee Dong Keun, unggulan dua kualifikasi asal Korea. Menyikapi partai final kualifikasi yang akan digelar sore nanti, Ihsan menyatakan siapapun yang akan menjadi lawannya ia harus siap dan waspada.
“Dua-duanya sama bagusnya, siapapun yang akan menjadi lawan saya nanti, saya harus siap,” pungkasnya.
Kemenangan Ihsan ini sekaligus menyusul langkah Jonatan Christie yang terlebih dahulu sudah memastikan tiket ke final kualifikasi bersama Sony Dwi Kuncoro dan Anthony Ginting. Sony berhasil menghentikan Sattawat Pongnairat dari Thailand dengan 17-21, 21-13 dan 21-2, sementara Anthony menghentikan langkah Andre Kurniawan Tedjono dengan 21-15 dan 21-16. Berikutnya, Sony dan Anthony akan berebut tiket ke babak utama di final kualifikasi yang dijadwalkan digelar pukul 15.30 WIB.
