
Setelah di babak pertama membuat kejutan, Ihsan Maulana Mustofa kembali membuat kejutan lanjutan di babak kedua kejuaraan bulutangkis Japan Open Super Series 2015. Adalah pemain bulutangkis putra asal Hongkong, Hu Yun yang memiliki peringkat 13 dunia di hentikan Ihsan. Jika Marc Zwiebler di kalahkan dalam rubber game, maka Hu Yun di kalahkan Ihsan hanya dalam dua game saja.
Ihsan tampil percaya diri sejak game pertama di mainkan. Ia tak pernah membiarkan lawan bisa mengembangkan permainan hingga akhirnya kalah jauh dengan 21-8.
Di game kedua Ihsan tak mengendurkan serangan. Ia terus mengajak lawan berlari-lari di karpet hijau untuk mengejar bola. Sempat di dekati lawan hingga 15-14, Ihsan langsung tancap gas dan menang dengan 21-14.
“Senang bisa masuk perempat fina Karena saya juga kan dari kualifikasi. Dari saya sendiri sebenarnya target pengen main di babak utama aja, cuma main satu-satu,” ujar Ihsan seperti yang di lansir website PBSI.
“Alhamdulillah nggak secapek kemarin. Kalau dari segi permainan lawan sepertinya lawan yang capek.Jadi saya lebih mengontrol permainan dan mengontrol kecepatan, membuat lawan lari di lapangan. Soalnya saya lihat dianya jadi kurang, jadi saya lebih percaya diri. Saya sudah lihat pola permainan dia di video kemarin, jadi sudah tau seperti apa,” lanjutnya.
Di babak perempat final hari ini (11/9), Ihsan akan menjalani partai perang saudara. Ia akan menantang seniornya Tommy Sugiarto. Tommy sendiri di babak kedua juga ikut membuat kejutan dengan mengalahkan pemain tuan rumah Jepang yang menjadi unggulan ke-4, Kento Momota dengan rubbber game 16-21, 21-13, 21-19.
Dengan bertemunya dua pemain Indonesia di babak perempat final, membuat Indonesia memastikan diri memiliki wakil di babak semifinal.
Sayangnya kemenangan dua pemain putra Indonesia tidak di ikuti oleh Dyonisius Hayom Rumbaka. Pemain yang biasa di sapa dengan panggilan Hayom ini menyerah di tangan unggulan ke-6 asal China Taipei Chou Tien Chen dengan 13-21, 21-17, 16-21. (AR)
