Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Denmark Open Super Series Premier 2015] Hayom Kembali bertemu Jorgensen
15 Oktober 2015
[Denmark Open Super Series Premier 2015] Hayom Kembali bertemu Jorgensen
 
 

Kejuaraan bulutangkis Denmark Open Super Series Premier 2015 telah menyelesaikan babak pertama. Seluruh pemain kini tengah bersiap-siap menjalani babak kedua yang akan di mainkan hari ini (15/10). Kemarin (14/10), dua tunggal putra menyelesaikan babak pertama dengan baik.

Dionysius Hayom Rumbaka akhirnya kembali akan berhadapan dengan pemain Denmark Jan O Jorgensen di babak kedua. Ini merupakan pertemuan yang kedelapan antar keduanya. Sayangnya, Hayom masih belum bisa  menang meski hanya satu kali dari pemain berperingkat 2 dunia. Sebelumnya Hayom menang dari pemain Denmark lainnya,  Rasmus Fladberg dengan skor 21-16, 21-19.

Pebulutangkis putra Indonesia lainnya juga telah menjalani babak pertama dengan baik. Tommy Sugiarto, pemain dengan peringkat dunia tertinggi yang di miliki Indonesia terlihat menang mudah dari Sho Sasaki asal Jepang. Dengan angka 21-11, 21-12, Tommy berhak mengantongi  tiket babak kedua dan akan bertemu dengan unggulan ke-5 asal India Srikanth K.

Saat menghadapi Sasaki, Tommy sepertinya membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan lapangan dan lawan hingga di perolehan angka awal game sempat di samakan oleh lawan.

“Di awal tadi sempat belum in mainnya. Tapi setelah itu sudah tidak ada masalah. Saya banyak mempercepat permainan, sampai dia jadi nggak enak sendiri buat main di lapangan,” ujar Tommy kepada badmintonindonesia.org.

Mengomentari Srikanth yang akan menjadi lawannya, Tommy beranggapan jika lawan memiliki type permainan yang sama dengannya. “Type permainan kami kurang lebih sama. Tinggal bagaimana nanti saya bisa siap di lapangan dan tidak gampang mati. Kami sama-sama lebih hati-hati,” lanjutnya.

Sementara itu seluruh wakil Indonesia di bagian putri sudah habis. Dua tunggal putri serta satu ganda putri harus angkat koper lebih awal. Meski sudah mengeluarkan seluruh permainannya, Lindaweni Fanetri harus menyerah dari Li Xuerui dengan rubber game, 21-10, 19-21, 11-21. Maria Febe Kusumastuti juga takluk di tangan pemain India Shindu PV dengan 13-21, 11-21. Ganda putri terbaik Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari gagal memperpanjang kemenangan yang di dapat di final Korea  Open Super Series 2015 dari pasangan Korea Selatan Chang Ye Na/Lee So He. Kali ini mereka menyerah 13-21, 14-21. (AR)