
Kembali, tunggal harapan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting membuat kejutan. Setelah di Istora bulan Juni, dirinya mampu menembus babak perempat final BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015, dimana ia harus tunduk ditangan Kento Momota. Maka kali ini di Hong Kong Open Super Series 2015, Anthony berhasil membalasa kekalahannya.
Melangkah dari babak kualifikasi, Anthony berhasil menembus babak perempat final turnamen yang digelar di Kowloon, Hong Kong itu. Untuk kedua kalinya jumpa dengan unggulan empat, Kento Momota, Anthony sanggup menang dalam dua game langsung 21-7 dan 21-15 pada Kamis (19/11) kemarin.
“Sebenarnya nggak mudah lawan Momota. Game pertama saya kalah angin, jadi lebih berani buat lariin dia. Buang bola ke belakang supaya dia tidak bisa membaca pukulan saya. Tadi saya menikmati permainan saya. Terus selain itu lawan juga kelihatan ragu sama permainannya, ragu sama pukulan-pukulannya. Dia banyak mati sendiri, kelihatan takut out, takut tanggung. Dia banyak ngumpan saya biar nyerang duluan,” ujar Anthony seperti dilansir badmintonindonesia.org.
“Saya belajar dari pertemuan di Indonesia Open kemarin. Saat itu saya kurang sabar, pengen cepat menyerang, pengen cepat-cepat matiin lawan. Kalau tadi lebih sabar aja, banyak meladeni permainan lawan,” ujar Anthony.
Usai lakoni laga ini, Anthony sudah dinanti oleh tunggal Jepang lainnya. Kali ini giliran Kazumasa Sakai yang menantinya. Sama-sama melangkah dari babak kualifikasi, maka hari ini (20/11) mereka akan berebut tiket ke semifinal. Kazumasa sendiri sebelumnya mengalahkan Lee Dong Keun dari Korea dalam dua game langsung, 21-14 dan 21-6.
“Buat besok ya tetap saya nggak mau muluk-muluk dulu, pengen menang banget atau gimana. Intinya tetap ingin mengeluarkan permainan terbaik saya, sama seperti saat latihan,” ungkap atlet asuhan Hendry Saputra tersebut.
Selain perjumpaan dua atlet kualifikasi di perempat final, Hong Kong pun kembali menghadirkan kejutan. Unggulan tiga, Lin “Super” Dan harus terhenti di babak kedua. Ia dipaksa takluk dari Ng Ka Long Angus wakil tuan rumah dengan 8-21 dan 18-21.
Sementara di sektor tunggal, Maria Febe Kusumastuti akhirnya harus mengakhiri langkahnya. Berjumpa dengan unggulan tiga asal Korea, Sung Ji Hyun, Febe dipaksa mengakui keunggulan lawannya itu dengan 15-21 dan 11-21.
