Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [World Super Series Final 2015] Greysia/Nitya Genggam Kemenangan Kedua
10 Desember 2015
[World Super Series Final 2015] Greysia/Nitya Genggam Kemenangan Kedua
 
 

Lewat pertandingan panjang dan  melelahkan, pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari akhirnya bisa memetik kemenangan kedua. Memakan waktu satu jam tiga puluh menit, juara Korea Open Super Series 2015 mengalahkan wakil China Tian Qing/Zhao Yunlei, pasangan yang telah mengalahkan mereka sebanyak empat kali.

Tampil dengan gaya meyerang, pasangan Greysia/Nitya merebut game pertama dengan skore 21-17. Di game kedua pasangan China balik menguasai jalanya pertandingan. Sempat mendekat sampai 13-15, pasangan China kembali menjauh dan menang dengan 21-14. Pertandingan melelahkan terjadi di game ketiga. Kedua pasangan harus mengeluarkan seluruh kemampuannya. Hingga jeda game ketiga, pasangan China unggul tipis dengan 11-10. Tertinggal 10-13 pasangan Indonesia mulai bermain sabar dan tidak mengumbar serangan. Greysia/Nitya yang lebih banyak mengajak lawan bermain rally akhirnya bisa menyamakan kedudukan dengan 13-13. Kesabaran pasangan Indonesia benar-benar teruji di penghujung game penentuan. Serangan pasangan China yang sesekali di lepaskan dapat di mentahkan Greysia dan Nitya. Pasangan China semakin terlihat frustasi dengan rapatnya pertahanan serta kesabaran pasangan Indonesia. Sedikit terburu-buru saat unggul 20-14 membuat pasangan China menambah dua angka menjadi 20-16. Kemenangan pasangan Indonesia di tentukan setelah service panjang Zhao Yunlei dinyatakan vault oleh service judge. Angkapun berubah menjadi 20-17 untuk pasangan Indonesia sekaligus membuat rekor pertemuan berubah mejadi 2- 4 masih di pegang oleh pasangan China.

Dengan berbekal dua kemenangan, membuat posisi Greysia/Nitya berhak mengantongi tiket babak semifinal sekaligus menempati posisi pertama di grup B di atas pasangan Tian Qing/Zhao Yunlei yang berada di urutan kedua. Posisi ketiga sementara di tempati ganda putri Denmark Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl. Sementara posisi buncit di isi pasangan Belanda Selena Piek/Efje Muskens yang menelan dua kali kekalahan.

Besok (11/12), Greysia/Nitya akan memainkan sisa satu pertandingan lagi di grup B dengan menghadapi ganda Denmark Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl. Lima kali sudah Greysia/Nitya bertemu dengan pasangan terbaik Eropa ini. Rekor kemenangan masih di pegang ganda Indonesia dengan 4-1.

Dua ganda campuran Indonesia hari ini gagal memetik kemenangan, bahkan pasangan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir gagal lolos ke babak semifinal setelah pada pertandingan kedua ditaklukan ganda campuran Hongkong Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah dengan 14-21, 17-21.

Kekalahan juga di alami pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto dari  ganda Korea Selatan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na dengan  18-21, 21-14, 19-21. Meski kalah, Praveen/Debby masih memiliki peluang untuk menembus babak semifinal asalkan mereka bisa menang di pertandingan terakhir melawan ganda Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.

Di ganda putra, pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tak mampu membendung serangan pasangan Korea Selatan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Ahsan/Hendra menyerah dua game dengan 19-21, 10-21. Mau tak mau juara All England  2014 asal Indonesia harus memenangi partai terakhir melawan Zhang Nan/Fu Haifeng jika ingin lolos ke babak empat besar. (AR)