
Audisi Umum PB Djarum di kota Cirebon berakhir kemarin (26/04). Namun ada yang istimewa dari audisi di kota ini. Setelah kedatangan legenda-legenda bulutangkis, di hari terakhir ini ada sosok bernama Ferry Yoegianto duduk di barisan tim pencari bakat. Dia memang bukanlah seorang legenda, melainkan ayah dari salah satu pemain terbaik Indonesia.
Ayah dari tiga anak ini punya hubungan yang erat dengan PB Djarum. Ia sempat menjadi salah satu pelatih PB Djarum walaupun tidak terlalu lama.
“Keluarga lebih senang tinggal di daerah asalnya. Jadi melatih di PB Djarum tidak terlalu lama dan kembali menjadi pelatih di Pemalang,” ungkap Ferry.
Anak pertamanya bernama Silvia Anggraeni yang merupakan salah satu mantan pemain Pelatnas. Sewaktu Silvia masih kecil, ia sempat bergabung di PB Djarum.
“Waktu itu Silvia terlalu kecil saat bergabung di PB Djarum sehingga ia tidak betah. Selalu ingin pulang,” tuturnya.
Setelah beberapa waktu kemudian Silvia diajak bergabung ke klub Jaya Raya Jakarta. Setelah gantung raket, Silvia menikah dengan Juara Dunia dan peraih medali perak Olimpiade, Hendrawan. Jejak Silvia merantau ke Jakarta inilah yang akhirnya diikuti oleh adik bungsu yang bernama Hendra Setiawan.
Hendra Setiawan yang awalnya dilatih langsung oleh Ferry ini, saat ini pantas masuk di jajaran pemain paling legenda di Indonesia. Ia mengecap hampir semua gelar juara bergengsi di ajang bulutangkis seperti Olimpiade, Kejuaraan Dunia, Asian Games, All England, Indonesia Open dan puluhan gelar lainnya.
“Awalnya saya hanya berpikir anak-anak akan menjadi pemain biasa-biasa saja. Dulu tidak terpikirkan akan punya anak seorang juara dunia dan juara Olimpiade. Hendra memang luar biasa. Dia selalu menerapkan kedisiplinan yang saya tanamkan. Saya bangga juga punya menantu seorang juara dunia dan peraih medali Olimpiade,” ujar Ferry sambil menangis haru ketika diwawancara tim pbdjarum.org
Kedatangan Ferry ke Cirebon merupakan salah satu sumbangsihnya untuk meneliti calon-calon pemain berbakat yang pantas direkomendasikan untuk mendapat super tiket audisi umum PB Djarum. Sebagai mantan pelatih bulutangkis, ia memiliki kejelian tersendiri dibandingkan orang awam. Apalagi ditunjang pula bahwa dialah orang pertama melatih sang super star, Hendra Setiawan. Semoga dari pengamatannya ditemukan Hendra-Hendra yang baru. (Hendri.K)
