Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Badminton Asia Championships 2016] Tersisa Hanya Tunggal Putra
27 April 2016
[Badminton Asia Championships 2016] Tersisa Hanya Tunggal Putra
 
 

Di kejuaraan Badminton Asia Championships 2016, Indonesia kini hanya di wakili dari nomor tunggal putra saja. Dua tunggal putra Indonesia menjadi harapan terakhir untuk biasa membawa pulang gelar juara setelah seluruh srikandi Indonesia gagal melewati lawan-lawannya di babak pertama.

Wakil Indonesia di babak kedua datang dari pemain senior Tommy Sugiarto dan juga wakil Pelatnas Jonatan Christie. Thommy menang di babak pertama dari pemain Kazakhstan Arthur Niyazov dengan 21-6, 21-7. Jonatan Christie akhirnya bisa menggulung pemain Singapura Zi Liang Derek Wong dengan 24-22, 16-21, 21-18.

“Sejujurnya hari ini saya tampil dibawah performa banget. Semuanya lagi nggak enak. Mulai gerakan kaki, pukulan, semuanya nggak enak. Saya juga terus merasa dikejar lawan, padahal seharusnya tidak boleh seperti itu. Saya jadi berasa capek di lapangan. Apalagi shuttlecock juga berat, jadi butuh tenaga ekstra. Tapi untungnya saya bisa bangkit dan memenangkan pertandingan. Di babak berikutnya saya harus mengatasi hal ini,” ujar Jonatan kepada badmintonindonesia.org.

Besok di babak kedua Tommy yang menduduki unggulan ke-7 akan bertemu lawan ulet dari Thailand Boonsak Ponsana, sementara Jonatan akan menghadapi pemain Tzu Wei Wang  asal China Taipei di babak kedua.

Kekalahan di alami Ihsan Maulana Mustofa dari Lin Dan. Sebenarnya Ihsan nyaris menang, namun setelah angka sama 19-19 di game ketiga justru Lin Dan yang bisa menutupnya dengan kemenangan 21-19. Sebelumbya di game pertama dan kedua, masing-masing pemain merebutnya dengan 9-21, 21-14.

Anthny Sinisuka Ginting juga gagal menghadang Wong Wing Ki Vincent dengan 18-21, 6-21.

Indonesia yang di wakili oleh Maria Febe Kusumastuti, Lindaweni Fanteri, Hana Ramadhini serta Fitriani belum bisa berbicara banyak. Seluruh tunggal putri Indonesia menyerah dari lawan-lawannya di babak pertama. (AR)