
Pasangan ganda campuran Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja akan menantang unggulan pertama Yong Kai Terry Hee/Wei Han Tan pada babak perempat final kejuaraan bulutangkis Chinese Taipei Masters 2016. Besok (14/10) menjadi laga yang penting bagi keduanya. Siapa yang akan memenangi pertandingan, berhak maju ke babak semifinal. Riky/Gloria akhirnya menjadi satu-satunya pasangan ganda campuran Indonesia yang tersisa, setelah Edi Subaktiar/Richi Puspita Dili kandas di babak kedua.
Saat dengan partner yang dahulu, baik Riky maupun Gloria pernah bertemu dengan pasangan asal Singapura ini.
“Kami bersiap untuk menghadapi unggulan pertama di perempat final, sebelumnya saya dan Riky sama-sama pernah bertemu lawan dengan partner yang berbeda dan kami kalah. Yong pemain yang ulet dan rajin mengambil bola, penempatan di belakang juga kencang, berbeda dengan Tan yang pukulannya lebih halus,” ujar Gloria seperti yang di sampaikan kepada badmintonindonesia.org.
Riky/Gloria maju ke babak ke perempafinal usai mengkandaskan pasangan Hongkong Ho Wai Lun/Yuen Sin Ying di babak kedua hari ini (13/10). Riky/Goria sempat kalah di game pembuka dengan 7-11, padahal mereka sempat unggul 7-5. Kepastian kemenangan di dapat setelah Riky/Gloria bisa memenangi tiga game berikutnya dengan 11-7, 11-7, 11-4.
“Waktu awal game pertama, kami merasa mainnya sudah enak. Tetapi ketika lawan menyamakan kedudukan 7-7, kami panik sendiri dan fokusnya jadi hilang,” tutur Ricky.
“Pasangan Hongkong ini memang cukup kuat, kami dibuat capek di game kedua dengan permainan reli. Mereka punya modal tangan yang kuat dan banyak mendorong bola ke belakang,” sambung Gloria.
Lolosnya Riky/Gloria ke babak delapan besar tidak di ikuti oleh Edi Subaktiar/Richi Puspita Dili. Mereka gagal membalas kekalahan dari ganda Singapura lainnya Danny Bawa Chrisnanta/Putri Sari Dewi Citra. Edi menyerah untuk kedua kalinya dengan 11-13, 9-11. 7-11. (AR)
