Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > Dua Dekade AJC
03 Juli 2017
Dua Dekade AJC
 
 

Tahun 1997 lalu menjadi kali pertama ajang Kejuaraan Asia Junior (ACJ) digelar. Manila, Filipina menjadi tuan rumah ajang perdana ini. Dan Indonesia tahun ini akan menjadi tuan rumah untuk yang kedua kalinya, setelah sebelumnya Indonesia menjadi tuan rumah di tahun 2005 silam.

GOR baru milik Jaya Raya yang terletak di Bintaro pun akan menjadi saksi bisu serunya turnamen bergengsi atlet-atlet muda dibawah usia 19 tahun, artinya hanya mereka yang lahir setelah 1 Januari 1999 yang bisa mengikuti turnamen ini.

Tercatat, Malaysia menjadi negara yang sering menjadi tuan rumah. Dari 19 kali helatan yang sudah digelar, Malaysia menjadi tuan rumah sebanyak delapan kali, disusul oleh Taiwan, Thailand dan Korea masing-masing pernah dua kali menjadi tuan rumah. Sedangkan India, Indonesia, Jepang, Filipina, dan Myanmar baru satu kali menjadi tuan rumah.

Baca juga: [Junior Master 2016] Alvin Bidik AJC dan WJC

Taufik Hidayat dan Liliyana Natsir menjadi atlet asal Indonesia yang berhasil menjadi juara AJC yang kemudian menjadi juara di Kejuaraan Asia (BAC). Taufik menjadi juara AJC di tahun 1997 dan kemudian menjadi juara BAC di tahun 2000, 2004 dan 2007. Sementara Liliyana menjadi juara AJC di tahun 2002 dan juara di Asia di tahun 2006 dan 2015.

AJC pun tak hanya mempertandingkan nomor perorangan, tetapi juga nomor beregu. Sejak dimulai tahun 1997, nomor beregu AJC menggunakan forman Piala Thomas dan Uber hingga tahun 2005, sementara mulai tahun 2006, format beregu menjadi format Piala Sudirman. Tim putra Indonesia berhasil menjadi juara di tahun 1999 dan 2002, sementara sejak menggunkaan format Piala Sudirman, atlet-atlet muda tanah air belum berhasil menjadi juara. Dan dalam empat tahun terakhir, gelar juara dan runner up selalu diraih oleh Tiongkok dan Korea. (RI)

Baca juga: [Kilas Balik 2016] Naik Level Taruna, Alberto Berusaha Maksimal