Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [All England 2019] Menang Dua Game, Jonatan ke Babak Dua
06 Maret 2019
[All England 2019] Menang Dua Game, Jonatan ke Babak Dua
 
 

Jonatan Christie menjadi pebulutangkis Indonesia pertama yang berhasil lolos ke babak dua kejuaraan All England 2019. Setelah di babak pertama, Rabu (6/3) tadi, tunggal putra Indonesia itu menang dua game langsung atas pebulutangkis asal Korea Lee Dong Keun pada laga yang berlangsung di Arena Birmingham, Inggris.

Jonatan yang berada di posisi sembilan rangking dunia itu hanya butuh waktu 46 menit untuk mengalahkan pebulutangkis Korea itu. Meski di game pertama tadi, Jonatan menang dengan angka, 21-16 dari pebulutangkis rangking 22 dunia itu. Namun tak mudah untuk merebut game duanya tadi. Pasalnya Jonatan terlebih dahulu tertinggal angka yaitu 11-19. Namun dewi fortuna masih memihak pebulutangkis Indonesia itu. Jonatan pun dapat menyamakan kedudukan menjadi, 19-19 dan akhirnya keluar sebagai pemenang dengan meraih angka kemenangan tipis, 21-19 di game duanya.

"Ada faktor luck juga di game dua. Waktu tertinggal 11-19 itu, saya hanya main nothing to lose saja. Mungkin Lee ada trauma, sudah leading jauh jadi tersusul. Sebetulnya permainan dia tidak jauh beda dengan yang sebelumnya, saya lebih berusaha untuk tidak mengikuti tipe mainnya dia yang agak lambat," jelas Jonatan seperti dilansir badmintonindonesia.org.

Bagi Jonatan, ini kemenangan kedua kalinya dari empat kali pertemuannya dengan pebulutangkis rangking 22 dunia itu. Dengan kemenangan ini, skor pertemuan mereka pun menjadi 2-2.

Selanjutnya pada babak ke dua kejuaraan All England 2019 nanti. Jonatan masih menunggu pemenang antara pebulutangkis India unggulan tujuh Kidambi Srikanth melawan Brice Leverdez asal Perancis. Sejak berita ini ditulis, kedua pebulutangkis ini belum bertanding.

Sementara itu, sektor tunggal putri Fitriani harus mengalami kekalahan atas pebulutangkis unggulan enam asal Tiongkok He Bingjiao di babak pertama tadi. Padahal Fitriani mampu meraih game pertama dengan angka, 21-17. Tetapi di dua game terakhir Fitriani menyerah dengan angka akhir, 15-21 dan 10-21 tepat di menit ke 54. (ds)