Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Polytron Indonesia Open 2026] Jonatan Ingin Lengkapi Gelar di Istora
06 Juni 2026
[Polytron Indonesia Open 2026] Jonatan Ingin Lengkapi Gelar di Istora
 
 

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie berhasil menjejak ke babak final Polytron Indonesia Open 2026. Artinya, tinggal satu langkah lagi untuk Jonatan bisa merebut gelar di turnamen yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta tersebut.

Buat Jonatan, Istora pernah memberikan catatan manis di perjalanan kariernya. Dimana ia berhasil menjadi juara di dua turnamen yang berbeda.

Tahun 2018, Jonatan mempersembahkan medali emas Asian Games untuk Indonesia. Di babak final, ia mengalahkan Chou Tien Chen (Taiwan) lewat rubber game, 21-18, 20-22, 21-15.

Kemenangan di Asian Games menjadi salah satu pencapaian tertinggi Jonatan di karier badmintonnya.

Gelar kedua Jonatan dari Istora, diraihnya pada turnamen BWF Word Tour Super 500, Indonesia Masters 2023. Saat itu di semifinal, Jonatan menghentikan Shi Yu Qi (China) dengan skor akhir 21-13, 15-21, 21-19.

Kemudian di babak final, Jonatan memenangkan ‘perang saudara’ dengan Chico Aura Dwi Wardoyo, straight game 21-15, 21-13.

Kini, Jonatan melangkah ke final Polytron Indonesia Open 2026, usai mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul (Thailand), dengan kedudukan akhir 16-21, 21-10, 21-12.

“Ini final pertama saya di Indonesia Open, dan bisa melangkah sejauh ini sangat berarti sekali untuk saya. Saya menunggu momen ini cukup lama, saya berusaha, saya mencoba untuk mencari formula yang tepat juga. Dan mungkin, waktunya Tuhan kasih di tahun ini,” kata Jonatan usai laga semifinal, Sabtu (6/6).

“Indonesia Open salah satu big event target saya dan tim. Jadi saya pengen berusaha untuk menikmati momen tersebut dan berusaha semaksimal mungkin,” lanjutnya.

Di babak final, Jonatan akan berhadapan dengan Victor Lai (Kanada). Keduanya tercatat belum pernah bertemu di lapangan.

“Untuk besok, Victor Lai, pemain muda ketiga yang saya hadapi di turnamen ini, setelah Alwi (Farhan), Panitchaphon (Teeraratsakul), dan Victor Lai. Pastinya pemain muda punya speed, punya ketahanan, punya daya juang semangat yang cukup tinggi juga. Terlihat tadi dia menghadapi Chou Tien Chen juga sangat-sangat ketat

permainannya. Dan memang ya itu yang perlu diantisipasi. Jadi ya saya akan coba diskusi juga sama tim, kita lihat lagi video main dia seperti apa, dan kita coba cari strategi yang pas lah untuk besok,” ungkap Jonatan.

“Saya lebih mau menikmati permainan saja untuk besok. Ya memang pasti ada ekspektasi, harapan, mungkin dari masyarakat Indonesia juga, pecinta bulutangkis juga, dan ya bahkan saya sendiri pun harapannya pasti ada ingin meraih gelar juara,” kata Jonatan lagi.

Laga final Polytron Indonesia Open 2026 akan digelar besok (7/6) mulai pukul 14.00 WIB. (NFA)