
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus angkat koper lebih cepat dari kejuaraan bulutangkit Victor China Open 2026. Ganda putri yang akrab disapa dengan Ana/Trias harus terhenti di babak pertama pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 1000. Ana/Trias dikalahkan unggulan keenam asal Korea Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong dalam tiga gim 21-17, 20-22, 13-21.
Peluang menang Ana/Trias sebenarnya cukup terbuka. Usai menang pada gim pertama Ana/Trias sudah memimpin 19-16 pada gim kedua. Disayangkan penyelesaian akhir tidak sempurna. Ganda Indonesia tampil terburu-buru dan justru banyak membuat kesalahan.
“Jadi dari awal kami sudah mempersiapkan mau main seperti apa karena kan memang lapangan di sini berangin. Harus ada perubahan pola itu di setiap gimnya. Dari awal sudah benar caranya bahkan sampai di gim kedua yang posisinya menang angin. Di akhir-akhir kami terus berusaha menurunkan bola tapi kadang malah pukulannya tidak pas, pengembaliannya banyak salah yang malah menjadi bumerang. Gim ketiga pasangan Korea bisa bermain lebih baik dari kami,” ungkap Ana dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Lawan mereka yang benar-benar kuat dan kena-an terus memang kami harusnya bisa jaga momentum. Terus menyerang tapi ada sabarnya juga. Tidak boleh terlalu bernafsu atau terburu-buru,” lanjut Ana.
Kekalahan Ana/Trias membuat kekuatan ganda putri Indonesia di kejuaraan yang menyediakan hadiah sebesar USD 2.000.000 bertumpu pada pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. (AR)
