
Rupanya butuh ekstra kerja keras bagi pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti untuk bisa menembus babak perempat final. Juara Denmark Open 2019 ini harus bertanding tiga game untuk menaklukan ganda dari Denmark Mathias Christiansen/Alenxandra Boje. Praveen/Melati akhirnya menang dengan kedudukan akhir 19-21, 21-15, 21-13.
Rupanya Praveen/Melati butuh waktu yang cukup lama untuk mengenal lawan yang baru kali ini dihadapi. Terbukti, pada game pertama ganda campuran utama Indonesia ini masih harus meraba kekuatan lawan. Ganda Indonesia yang juga masih suka melakukan kesalahan akhirnya menyerah pada game pertama dengan 19-21. Di game kedua, barulah Praveen/Melati bisa mencari celah untuk mematikan lawan. Lewat komunikasi yang kerap terjalin, Praveen/Melati akhirnya mampu membalikkan keadaan dan menang di dua game berikutnya dengan 21-15, 21-13.
“Untuk pemain cowoknya memang bagus ya. Cover lapangannya juga bagus. Terus ceweknya juga berani nekad. Di game pertama kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Jadi kami harus kehilangan game pertama,” ujar Praveen kepada badmintonindonesia.org.
“Kami banyak komunikasi di lapangan. Karena kan mereka pasangan baru, beda dengan Pedersen, masih mempelajari juga. Cuma kuncinya kami berusaha mengurangi kesalahan kami sendiri saja,” sambungnya.
Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai akan menjadi lawan berikutnya di babak delapan besar. Sudah empat kali Praveen/Melati bertemu dengan lawan yang ada diperingkat empat dunia. Untuk sementara kedudukan masih sama kuat 2-2. Hanya saja ganda Indonesia mampu unggul di dua pertemuan terakhir.
“Kami sudah ketemu dan dua pertemuan terakhir kami menang. Kami pasti berharap bisa menang, tapi kami lebih ingin mengeluarkan permainan kami yang maksimal saja dulu. Ingin memberikan yang terbaik saja buat besok,” tambahnya.
Kekuatan Indonesia di ganda campuran menjadi pincang. Dua ganda campuran Indonesia lainnya kandas di babak kedua. Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menyerah ditangan ganda Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dengan 21-9, 18-21, 20-22. Sementara Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tak berdaya usai ditaklukkan ganda Inggris Ben Lane/Jessica Pugh dengan 12-21, 21-17, 15-21. Di ganda putri, satu-satunya pasangan yang bertanding, Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga belum berhasil melangkah ke babak delapan besar. (AR)
