
Musnah sudah harapan Indonesia untuk bisa membawa pulang gelar juara dari kejuaraan bulutangkis Petronas Malaysia Open 2025. Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menjadi harapan terakhir setelah Jonatan Christie kandas di tangan Kunlavut Vitidsarn, juga ikut tersisih. Bertanding pada babak semifinal hari ini (10/1), Fajar/Fikri harus mengakui ketangguhan ganda nomor satu Malaysia Aaron Chia/Soh Woooi Yik. Fajar/Fikri kalah dalam dua gim 21-23, 18-21.
Baik Fajar maupun Fikri mengakui jika ganda Malaysia bertanding luar biasa pada hari ini. Mereka seolah-olah ingin membuktikan kemampuannya di hadapan publiknya sendiri.
“Mereka tampil luar biasa di depan pendukung yang sangat luar biasa di Axiata Arena ini. Dari gim pertama dan gim kedua kami sempat unggul tapi mereka bisa membalikkan keadaan, mereka sangat percaya diri bermain di sini. Dan beberapa kali ada lucky ball buat mereka sebagai faktor pembeda. Tapi di luar itu semua, kami juga harus meningkatkan lagi kemampuan kami,” ujar Fajar dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Atmosfer Axiata Arena sangat luar biasa sejak hari pertama sampai hari ini untuk mendukung wakil-wakil Malaysia. Kami juga berharap hal yang sama dua minggu depan di Istora untuk mendukung penuh wakil-wakil Indonesia,” sambung Fajar.
“Masih banyak yang diperbaiki, terutama dari segi power juga, dari segi fokus. Dan tadi juga kami masih ada melakukan kesalahan juga. Nah itu PR yang sangat penting untuk kami berdua. Selamat untuk Aaron/Wooi Yik, semoga besok mereka bisa mendapat hasil yang terbaik,” pungkas Fikri. (AR)
