
Hari ini (28/2) bukan milik dari pasangan ganda campuran Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja. Penampilan pasangan dari dua negara berbeda ini tidak seperti biasanya. Babak semifinal menjadi anti klimaks bagi Hee/Gloria. Padahal di dua babak sebelumnya penampilannya selalu mengesankan. Seperti saat mendepak pasangan ganda campuran nomor sembilan dunia dari Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Bøje dan ganda Malaysia berperingkat sebelas dunia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie. Kali ini Hee/Gloria dihentikan oleh ganda dari Denmark lainnya Mads Vestergaard/Christine Busch. Hee/Gloria kalah dalam dua gim 19-21, 16-21.
“Puji Tuhan kami bisa menyelesaikan pertandingan semifinal hari ini. Tapi secara performa memang tidak sesuai dengan yang sudah kami rencanakan. Rasanya di luar ekspektasi. Dibanding hari-hari sebelumnya, hari ini kami sedikit kurang enjoy dan kurang lepas saat bermain,” ucap Gloria dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Dari awal sampai akhir kami tidak benar-benar bisa keluar dari tekanan. Kami sudah berusaha maksimal, tetapi tetap terasa ada pressure yang membuat permainan kami tidak berkembang. Mungkin itu yang paling saya rasakan hari ini, kami kurang bisa menikmati pertandingan seperti sebelumnya,” sambung Gloria.
“Untuk evaluasi, ke depan kami harus belajar lebih tenang lagi dalam situasi seperti ini. Komunikasi di lapangan juga harus lebih kuat supaya bisa tetap fokus dan tidak terbawa suasana. Konsistensi permainan juga harus lebih dijaga,” sambung Gloria.
“Hari ini kami mencoba strategi yang berbeda, tetapi masih cukup banyak melakukan kesalahan sendiri. Di sisi lain, mereka bermain sangat baik dan strategi mereka berjalan dengan efektif sehingga membuat kami sulit keluar dari tekanan. Memang terasa berat hari ini, tapi ini jadi pelajaran buat kami untuk ke depannya,” pungkas Hee. (AR)
