
Perjalanan karir Anthony Sinisuka Ginting dalam dunia bulutangkis usai pelaksanaan Olimpiade Paris 2024 memang tidak mulus. Cedera kerap membekap pemain kelahiran Cimahi Jawa Barat. Tak jarang ia menarik diri dari pertandingan bulutangkis. Tak heran pula jika peringkat dunianya terus merosot. Pada kejuaraan Yonex Swiss Open 2026 saja ia harus merangkak dari babak kualifkasi. Mengawali babak pertama kualifikasi hari ini (10/3) pemain yang lebih sering dipanggil dengan Ginting ini harus bertanding selama tiga gim. Pemain dari China Zhu Xuan Chen mengajak Ginting berlama-lama di karpet hijau, bahkan nyaris memulangkan Ginting. Untungnya Ginting segera bisa memenangkan pertandingan dengan skor 16-21, 22-20, 21-10.
“Waktu mulai pertama saya kurang bisa langsung in, banyak melakukan kesalahan sendiri juga. tapi seiring waktu berjalan, saya tetap coba cari cara terus meskipun ketinggalan jauh ataupun kans buat menangnya cukup sedikit tapi ya coba buat cari cara terus, lebih membiasakan, enak-in lagi mainnya dan segala macam, tetap jaga pikirannya juga,” ujarnya dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Di gim kedua juga belum cukup baik walau bisa curi kemenangan. Masih cari ritme dan pola permainan yang tepat juga. Puji Tuhan di gim ketiga bisa bermain dengan baik,” tambahnya.
“Setelah ini pastinya langsung fokus buat recovery dulu karena memang tidak punya waktu banyak juga sebelum kembali bertanding. Persiapkan pikirannya lagi, apapun yang terjadi tadi, jangan sampai mempengaruhi pertandingan nanti,” lanjutnya.
Ginting hanya butuh kemenangan satu kali untuk bisa melewati babak kualifikasi. Usai menang dari pemain China, Ginting tidak harus menjalani pertandingan pada babak kedua kualifikasi. Kemenangan WO didapat Ginting atas pemain Belgia Julien Carragi. Di babak pertama Ginting sudah ditunggu pemain Chinese Taipei Wang Tzu Wei. (AR)
