
Pasangan ganda putra PB Djarum, Faza Iwadh Ramdhan/Muhammad Luthfi Habibi, berhasil memetik kemenangan meyakinkan atas wakil Thailand, Thanawit Doungpan/Thanakrit Jongpipattanasiri di babak 16 besar Malaysia Junior International Challenge 2026. Bermain taktis dan penuh percaya diri, Faza/Luthfi menyudahi perlawanan utusan Negeri Gajah Putih tersebut dengan skor meyakinkan 21-14, 21-10.
Kemenangan telak ini menjadi catatan impresif bagi Faza/Luthfi, mengingat pertandingan ini merupakan pertemuan pertama mereka dengan Doungpan/Jongpipattanasiri. Kunci kesuksesan ganda putra masa depan Indonesia ini tak lepas dari persiapan mental dan target yang sudah dibangun sebelum masuk ke lapangan.
"Dari awal, fokus sama tujuannya memang sudah dimatangkan," ungkap Luthfi ditemui usai laganya di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Kamis (23/7).
Meski buta akan kekuatan lawan karena belum pernah bertemu sebelumnya, pasangan PB Djarum ini mengaku tidak menemui kendala berarti selama pertandingan berlangsung. Dominasi Faza/Luthfi di atas lapangan terbukti ampuh berkat kesiapan taktik yang sudah dirancang bersama pelatih.
"Sejauh ini sih tidak ada kesulitan, karena sudah ada planning dan strategi yang kami siapkan buat main tadi. Jadi semuanya berjalan dengan lancar," jelas Luthfi.
Meski menang meyakinkan di laga ini, Faza dan Luthfi tidak ingin lekas berpuas diri. Menatap babak berikutnya, mereka sadar bahwa tantangan yang akan dihadapi akan semakin berat. Evaluasi dan persiapan taktik yang baru pun akan segera diracik.
"Untuk lawan berikutnya yang perlu disiapkan ya paling fokusnya, sama perlu siapkan lagi planning ke depan beserta strateginya," tutur Faza.
Di babak berikutnya, Faza/Luthfi akan berhadapan dengan Damien Ling/Irfan M Shazmir (Malaysia). Faza/Luthfi menegaskan komitmennya untuk berjuang habis-habisan demi meraih hasil terbaik di turnamen internasional ini. "Dari saya try my best aja,” tegas Faza.
Sementara oti, dari sektor tunggal putra, PB Djarum juga sukses mengirim dua wakilnya ke babak perempat final. Yudha Rendra Wijaya mengalahkan Wei En Toh (Malaysia) dengan 21-12, 21-15, sedangkan Alif Akbar Mmenang meyakinkan dengan 21-8, 21-6 dari Martin Lam (Malaysia).
Hasil lengkap pertandingannya bisa dilihat di sini. (NFA)
