
Dua pebulutangkis tunggal taruna putri andalan PB Djarum, Christabel Calista Purwanto dan Hani Miftasari akan berhadapan di babak semifinal Piala Kapolri 2026. Mereka akan bertarung demi memperebutkan satu tiket final turnamen yang berlangsung di GOR UNJ, Jakarta tersebut.
Calista sukses menyegel tiket ke babak semifinal setelah menaklukkan wakil Jakarta Badminton Club, Qori Nur Syarifah, melalui pertarungan dua game langsung dengan skor 21-15, 21-19, Kamis (30/7).
Meski menang straight game, Calista mengungkapkan bahwa pertandingan tersebut tidak berjalan dengan mudah. Kendala angin dan adaptasi lapangan menjadi tantangan tersendiri yang harus ia atasi secara cepat.
"Karena kondisi lapangan di sini menang-kalah anginnya sangat terasa. Dari kemarin saya mencoba bermain di lapangan pinggir, lalu baru hari ini bermain di lapangan tengah, dan rasanya sudah beda lagi. Jadi memang adaptasi lapangannya harus cepat," ungkap Calista usai pertandingan.
Selain faktor lapangan, Calista juga mengakui ketangguhan sang lawan, terutama pada gim kedua yang berakhir dengan skor tipis 21-19. Menurutnya, Qori memiliki tipe permainan menyerang yang konsisten dan sempat membuatnya kewalahan.
"Lawan lumayan menyulitkan, tipe mainnya lebih ke menyerang. Tadi sempat mepet poinnya di set kedua karena saya mainnya terburu-buru, ingin cepat-cepat mematikan. Padahal dia pergerakannya juga cepat dan permainannya lebih stabil," jelasnya mengevaluasi penampilannya.
Di babak semifinal, laga derbi sesama atlet PB Djarum akan tersaji. Calista dijadwalkan menantang rekannya satu klub, Hani Miftasari. Hani sendiri memastikan langkah ke babak empat besar setelah sukses menundukkan wakil Mutiara Cardinal Bandung, Keira Putri Indriyan, dengan skor 21-16, 21-19.
Menghadapi rekan sendiri yang tengah dalam tren positif, Calista mengaku siap tampil maksimal dan pantang meremehkan lawan. Pekan lalu, Hani baru saja mencapai babak semifinal Malaysia Junior International Challenge 2026.
"Mungkin kita sudah sama-sama tahu cara main masing-masing. Nanti ya harus lebih berani saja di lapangan. Walaupun saya lebih senior, tidak menutup kemungkinan dia bisa memberikan perlawanan sengit. Jadi tetap akan habis-habisan saja di lapangan," tegas Calista.
Motivasi Calista di ajang Piala Kapolri 2026 ini memang tengah memuncak. Ia tak menampik memiliki target besar untuk membawa pulang gelar juara, mengingat turnamen ini merupakan salah satu ajang penilaian penting untuk kiprah dan pemantauan dari pihak PBSI. Saat ditanya mengenai tekadnya meraih hasil terbaik, Calista menjawab mantap, "Pengen banget." (NFA)
