
Pasangan ganda putra Indonesia, Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo, sukses mengamankan tiket ke babak utama turnamen Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Tiket tersebut didapat setelah mereka berhasil menyapu bersih dua pertandingan di babak kualifikasi pada Senin (20/10) di Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah.
Pada babak final kualifikasi, Pulung/Wahyu harus melewati duel sengit "perang saudara" melawan rekan senegaranya, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya. Dalam laga yang berdurasi 43 menit tersebut, Pulung/Wahyu berhasil memastikan kemenangan dua game langsung dengan skor 21-12, 29-27.
Usai laga, Pulung/Wahyu mengaku bersyukur bisa melewati babak kualifikasi tanpa cedera. Namun, mereka juga memberikan catatan kritis terhadap performa mereka, terutama pada gim kedua yang berjalan sangat alot hingga terjadi setting panjang.
"Hari ini overall Alhamdulillah main lancar, enggak ada cedera. Tapi mungkin masih banyak ragu-ragunya, masih cari-cari feeling dan belum konsisten," ungkap Pulung usai pertandingan.
Terkait ketatnya skor di game kedua hingga menyentuh angka 29-27, mereka mengakui adanya kelengahan dalam membaca strategi lawan. "Yang bikin kesulitan sih mungkin kaminya telat sadar sama perubahan pola lawan. Kami sadar, tapi kami enggak menerapkan itu. Malah takut nyoba apa yang harusnya dicoba, jadi lawan enak nyerang kami terus," tambah Wahyu.
Melangkah ke babak utama, Pulung/Wahyu dijadwalkan akan berjumpa dengan unggulan ketujuh asal Malaysia, Kang Khai Xing/Lok Hong Quan.
Pulung/Wahyu optimistis dan merasa persiapannya sudah sangat matang. Modal komunikasi yang baik serta ketahanan fisik menjadi senjata utama mereka.
"Peluang pasti ada, tergantung kita memanfaatkannya. Persiapan kami cukup bagus dari segi latihan, fisik, dan komunikasi di dalam maupun di luar lapangan. Kami juga banyak diskusi sama pelatih," ujar Pulung.
Mengenai calon lawannya dari Malaysia, mereka mengaku sudah pernah bertemu sebelumnya, meski sang lawan saat itu berpasangan dengan pemain yang berbeda. Oleh karena itu, Pulung/Wahyu siap bermain ngotot dan habis-habisan.
"Sekarang lawan sudah enggak ada yang gampang, dari babak awal sudah sulit semua. Jadi fokus utamanya ke fisik sama non-teknis, kita harus berani lebih capek mainnya," tegas Pulung.
"Target pribadi pastinya pengen juara, tapi kami enggak mau mikir terlalu kejauhan ke sana dulu. Kami fokus saja pada setiap pertandingan dan pengen main maksimal," pungkas Wahyu. (NFA)
